nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Empat Penumpang Tewas, Dua Terinfeksi COVID-19 dalam Kapal Pesiar di Terusan Panama

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 28 Maret 2020 20:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 28 18 2190534 empat-penumpang-tewas-dua-terinfeksi-covid-19-dalam-kapal-pesiar-di-terusan-panama-bDWdv3kHaa.jpg MS Zaandam. (Foto: AFP)

EMPAT penumpang tewas dan lebih dari 130 penumpang lainnya menderita gejala mirip influenza di Kapal Pesiar MS Zaandam di lepas pantai Pasifik Panama. Operator kapal mengatakan sedikitnya dua penumpang diketahui terinfeksi virus corona (COVID-19). 

Dalam sebuah pernyataan operator kapal, Holland America Line mengatakan bahwa MS Zaandam, yang sebelumnya berada di pelayaran Amerika Selatan, sedang mencoba untuk transit di Terusan Panama dan menuju ke Fort Lauderdale, Florida. Tetapi pemerintah Panama telah menolak akses ke kanal karena alasan sanitasi, membuat penumpang dan kru bertanya-tanya kapan mereka akan pulang.

Pada Jumat (27/3/2020), seorang pejabat kapal mengatakan kepada penumpang melalui sistem pengumuman publik bahwa seorang tamu telah meninggal beberapa hari yang lalu, diikuti oleh dua kematian pada Kamis (26/3/2020) dan satu lainnya dalam semalam.

Para penumpang mengatakan, pengumuman itu merupakan pertama kali mereka mengetahui tentang kematian di kapal sepanjang 238 meter itu.

Zaandam meninggalkan Argentina pada 7 Maret dan diperkirakan akan mengakhiri perjalanannya di San Antonio, Chile, pada 21 Maret. Tidak ada yang turun dari kapal sejak merapat di Punta Arenas di pantai selatan Chile hampir dua pekan lalu.

Berdasarkan keterangan operator kapal, ada 1.243 tamu dan 586 kru di kapal, serta empat dokter dan empat perawat.

Holland America dimiliki oleh Carnival Corp. Carnival's Princess Cruises awal bulan ini mengatakan bahwa mereka menunda perjalanan selama dua bulan, setelah dua kapal lautnya yang telah dikarantina menjadi sarang bagi infeksi virus corona (COVID-19).

Petugas kapal mengatakan sejumlah pasien diuji pada Kamis setelah kapal itu menerima alat tes virus corona. Dalam pidato publik lainnya pada Jumat sore, ia mengatakan situasi tampaknya membaik.

"Beberapa berita positif, kami telah mulai melihat perataan tamu yang melaporkan gejala ke pusat medis," kata pejabat itu sebagaimana dilansir Reuters. Dia menambahkan bahwa staf telah membagikan satu masker bedah per orang.

Dia mendesak para penumpang untuk menjaganya tetap bersih karena dia tidak tahu kapan lagi suplai akan tiba.

Administrator Otoritas Terusan Panama Ricaurte Vasquez mengatakan, sejauh ini Kementerian kesehatan Panama belum memberikan izin bagi kapal itu untuk melewati jalur airnya,. Tes virus corona positif yang dilakukan di kapal akan berarti menempatkan kapal dalam karantina.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini