nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Pasien Positif Corona Tidak Terdaftar di Satgas Kabupaten Malang

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 28 Maret 2020 16:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 28 519 2190454 satu-pasien-positif-corona-tidak-terdaftar-di-satgas-kabupaten-malang-RxbGTGFR8l.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

MALANG - Pasien positif corona di Kabupaten Malang kembali bertambah satu, saat ini total terdapat lima kasus corona di Kabupaten Malang berdasarkan data hingga Jumat sore kemarin (27/3/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengakui bila ada satu tambahan baru pasien positif corona di Kabupaten Malang, namun pihaknya tak mengetahui dari mana asal usulnya.

"Sebenarnya begini, dari petugas kami tidak melakukan tracing itu karena yang melakukan tracing itu Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi, sehingga kami juga kaget setelah melihat data dari provinsi ada satu lagi. Kami memang masih telusuri, kami tidak tahu darimana, tidak ada kaitannya dengan Dau (pasien positif corona sebelumnya)," jelas Arbani saat dihubungi Okezone, Sabtu (28/3/2020).

Bahkan Arbani menyebut satu pasien positif corona yang datanya disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Jumat sore kemarin, tidak masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang sebelumnya ada di Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Malang.

"Enggak ada, di (daftar) PDP dan ODP tidak ada. Jadi di sini nama rumah sakitnya yang merawat tidak ada, itu tidak PDP dari rumah sakit," ucap Arbani kembali.

Namun pihaknya menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur guna melakukan penelusuran rekam jejak darimana pasien positif corona yang datanya masuk pada Jumat sore kemarin.

"Kami koordinasi dengan provinsi minta datanya, kemudian data tersebut kami pakai sebagai bahan tracking pada alamat yang bersangkutan tadi. Kemudian kalau yang bersangkutan sehat, kita lakukan edukasi agar karantina mandiri," paparnya.

Meski demikian ia tak menampik bila satu pasien positif corona itu berjenis kelamin laki - laki, namun dirinya enggan menyebutkan usianya dan berasal darimana pasien ini, apakah dari daerah luar Kabupaten Malang yang juga terdampak corona seperti Surabaya, Kota Malang, maupun Kabupaten Sidoarjo atau dari luar negeri.

"Satu orang, jenis kelamin laki - laki, usia belum diketahui. Saya tidak berani menyebutkan kecamatannya dulu, karena belum pasti benar. Masih proses tracking (penelusuran)," tukasnya.

Baca Juga : Pandemi Corona, Persekutuan Gereja Indonesia Imbau Umat Bangun Keintiman Keluarga

Sebelumnya, satu pasien positif corona kembali ditemukan di Kabupaten Malang, dengan ditemukannya kembali satu pasien positif corona di Kabupaten Malang terdapat total lima pasien positif corona.

Dari lima tersebut satu orang dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar Malang, sedangkan tiga lainnya yang memiliki kontak erat dengan pasien meninggal dunia masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini