nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Pasien Positif Corona di Jambi Pernah Lakukan Kegiatan dengan Banyak Orang

Azhari Sultan, Okezone · Selasa 31 Maret 2020 20:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 31 340 2192022 2-pasien-positif-corona-di-jambi-pernah-lakukan-kegiatan-dengan-banyak-orang-VBlknDi7oe.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAMBI - Pasca di Provinsi Jambi ditemukan dua kasus pasien terjangkit corona virus disease (Covid19), tim penanganan Covid-19 Provinsi Jambi terus melakukan inventarisasi kontak trecking terhadap kedua pasien positif corona.

"Kita sudah melakukan inventarisasi kontak trecking terhadap pasien yang positif ini, karena dari perkembangan pergaulan dari pasien 02 itu melaksanakan kegiatan rapat yang ada di Kerinci," ungkap juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, Senin (31/3/2020).

Untuk itu, pihaknya sudah melakukan kontak trecking untuk pasien 01, yang pertama ada 82 orang hasil tes dinyatakan negatif.

"Hari ini ada 49 yang kita laksanakan trecking tes dan hasilnya tetap negatif," ujarnya singkat.

 Baca juga: Ada 2 Pasien Positif Corona di Jambi

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Eva Susanti menceritakan untuk kasus pasien positif corona terdapat beberapa langkah yang harus dilaksanakan.

"Pertama itu kita lakukan identifikasi kasusnya sendiri. Jadi pada pasien kasus 01 dan 02 kita lakukan upaya untuk menginfentarisasi kegiatan, orang, perawatan atau mungkin kemana dia berhubungan dengan orang-orang disekitarnya," ujarnya.

Setelah didapat identifikasi kasus tersebut, kemudian pihaknya akan mencari dan menemui orang-orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien.

"Jadi orang-orang yang berkontak langsung dengan resiko tinggi ataupun rendah akan kita identifikasi. Kemudian kita juga melakukan penyidikan terhadap orang-orang tersebut apakah memiliki gejala atau tanpa gejala," ungkap Eva.

Dia menambahkan, apabila didapat memiliki gejala Ccorona, seperti batuk pilek dan demam pihaknya akan langsung melakukan pemeriksaan terhadap orang yang bersangkutan dan akan diujikan apakah terjangkit virus corona atau tidak.

"Yang langsung bisa didapat hasilnya dan kemudian akan kita lakukan kembali pada 10 hari berikutnya," terangnya.

Menurutnya, untuk orang-orang yang beresiko tinggi atau rendah tertular Covid-19, biasanya akan dianjurkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

"Bila terjadi keburukan dalam masa 14 hari tersebut, maka dia harus mencari perawatan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit segera dan akan ditangani dengan baik," pungkas Eva.

Sedangkan data kedua pasien positif corona merupakan sesosok laki-laki berusia 53 dan 56 tahun asal Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Tebo.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini