nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis 12 Tahun di Belgia Meninggal Akibat Covid-19, Korban Jiwa Termuda di Eropa

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 01 April 2020 17:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 01 18 2192481 gadis-12-tahun-di-belgia-meninggal-akibat-covid-19-korban-jiwa-termuda-di-eropa-o8FYLsEEqi.jpg ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BRUSSELS - Seorang gadis berusia 12 tahun meninggal karena virus corona (COVID-19) di Belgia, menjadi korban termuda yang kehilangan nyawanya akibat penyakit tersebut. kabar duka itu diumumkan pihak berwenang di saat angka kematian di Belgia akibat epidemi virus yang menyebabkan penyakit gangguan pernafasan itu telah melampaui 700.

Kehilangan anak akibat penyakit ini adalah "momen yang sulit secara emosional" tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga bagi tenaga medis dan peneliti," kata Juru Bicara Pusat Krisis Belgia Emmanuel Andre saat mengumumkan kematian anak itu pada Selasa (31/3/2020).

“Kami memikirkan keluarga dan teman-temannya. Ini adalah peristiwa yang sangat jarang, tetapi sangat mengecewakan kami,” tambahnya sebagaimana dikutip AP.

Secara total Belgia telah mengidentifikasi 12.705 kasus Covid-19. Sedikitnya 98 orang telah meninggal akibat virus itu sejak Senin (30/3/2020) menjadikan total angka kematian menjadi 705. 

Andre mengatakan, Belgia berharap akan melewati puncak epidemi tersebut dalam beberapa hari mendatang, sebelum rumah sakit dan sistem kesehatan di negara itu mencapai titik jenuh.

Pada saat ini seperti banyak negara lain di dunia, Belgia sedang menjalani penguncian (lockdown), yang akan tetap berlaku sampai setidaknya 18 April 2020.

Covid-19 cenderung memiliki efek lebih serius pada orang tua dan pasien yang telah memiliki kondisi penyakit lain sebelumnya, tetapi bahkan bayi yang baru lahir dapat menjadi pembawa virus. Di Amerika Serikat (AS) seorang bayi yang terinfeksi virus corona dilaporkan meninggal pekan lalu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini