nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkot Balikpapan Perluas Penutupan Jalan Menjadi 19 Titik Imbas Corona

Amir Sarifudin , Okezone · Rabu 01 April 2020 21:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 01 340 2192634 pemkot-balikpapan-perluas-penutupan-jalan-menjadi-19-titik-imbas-corona-fF23r4m1NT.jpg Penutupan di ruas jalan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Foto: Amir Syamsuddin)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan perluas penutupan jalan dalam rangka pengetatan kegiatan sosial mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Penutupan jalan semula 7 ruas jalan di 9 titik, ditambah 8 ruas jalan menjadi 15 ruas jalan di 19 titik.

Wali Kota Balikpapan kembali mengeluarkan surat edaran pada Rabu (1/4/2020). Sebelumnya, pada Selasa 31 Maret ada 7 ruas jalan di 9 titik yang ditutup yakni Jalan MT Haryono (Simpang Wika dan Simpang Beruang Madu, Jalan Ruhuy Rahayu (Simpang BSCC DOME), Jalan Asnawi Arbain (simpang Pengadilan Agama, Jalan Jenderal Ahmad Yani (Simpang Plaza Balikpapan dan Simpang Muara Rapak), Jalan Mayjen Soetoyo (Simpang Markoni), Jalan Tjutjup Suparna/Boulevard Balikpapan Baru (Simpang Empat Balikpapan Baru) dan Jalan Imat Saili Sungai Ampal.

Kemudian bertambah 8 ruas jalan di 10 titik yakni, Jalan Piere Tendean (simpang Tiga Telagasari), Jalan Manuntung, Jalan ZA Maunali, Jalan Yoes Soedarso (Simpang Karang Anyar), Jalan Jenderal Ahmad Yani (Asrama Polisi Karang Anyar, Jalan Gran City, Jalan Mulawarman (Simpang Tugu KB), Jalan Soekarno Hatta - MT Haryono. Khusus penutupan ruas jalan Mulawarman dan Soekarno Hatta diberlakukan efektif mulai Hari Jumat 3 April 2020.

"Saya memahami jalan-jalan ini sangat vital bagi masyarakat tapi memang kita ingin batasi dulu supaya kita tidak banyak keluar dari rumah kecuali kepentingan tertentu yang sudah disebutkan karena tugas, karena sakit sehingga kita sementara kita berlakukan penutupan jalan-jalan itu," jelasnya.

Wali Kota memberikan pengecualian khusus bagi petugas TNI, Polri, Petugas Gugus Tugas Covid-19, kendaraan emergency, petugas BPBD/DLH/PU/Dishub/Satpol PP, petugas kesehatan, PMI, jasa antar jemputan makanan daring (online).

infografis seputar corona 

Rizal mengakomodir usulan dari sejumlah pihak agar diberikan kelonggaran. Yakni, pelayanan PLN/PDAM, jurnalis, angkutan uang kartal, logsitik, petugas kesehatan, poliklinik, apotik, pengangkut BBM dan gas, mengurus keluarga sakit diberikan pengeculian.

“Dengan syarat membuat surat tugas diketahui Wali Kota Balikpapan atau Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan. Surat tugas dibuat masing-masing instansi yang diketahui wali kota atau kepala dinas untuk mendapatkan pengeculian ruas jalan yang kita ketatkan," ungkapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan evaluasi terhadap penutupan jalan sebagai pengetatan sosial yang dilakukan. Hasilnya tidak lagi banyak ditemui kendaraan hilir mudik di jalan.

Selain penutupan jalan, sejak dua pekan lalu juga sudah menutup tempat hiburan, pembubaran orang berkerumunan, pembelian makanan minuman harus dibawa pulang, liburan sekolah dan sebagian besar ASN Balikpapan. Kemudian, pemeriksaan ketat orang masuk dari bandara dan pelabuhan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini