nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG: Awal April, Waspadai Cuaca Ekstrem di DIY

Kuntadi, Koran SI · Rabu 01 April 2020 08:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 01 510 2192171 bmkg-awal-april-waspadai-cuaca-ekstrem-di-diy-IudWnVJbW5.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan, akan terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang akan melanda sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Masyarakat pun diimbau untuk waspada dengan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi hari ini hingga esok hari.

"Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, baik hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang," terang Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Reni Kraningtyas, dalam siaran persnya Selasa (1/4/2020).

Cuaca ekstrem ini, kata Reni, bisa berdampak terjadinya longsor, banjir dan banjir bandang. Hal inilah yang harus diwaspadai masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan di daerah rawan longsor.

Potensi cuaca ekstrem ini muncul berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Jawa. Daerah sirkulasi siklonik terpantau di Jawa bagian Timur membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang dari pesisir barat Bengkulu hingga Laut Jawa Utara.

Konvergensi terjadi memanjang dari pesisir Barat Bengkulu hingga laut Jawa utara Jawa Barat. Kondisi tersebut memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY. Hujan intensitas sedang hingga lebat ini juga akan disertai angin kencang dan kilat hingga esok hari.

Kondisi ini bisa terjadi di wilayah Sleman meliputi Kecamatan Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Kalasan, Minggir, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Berbah dan Prambanan.

Sedangkan di Kabupaten Kulonprogo berpotensi terjadi di Kapanewon Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Kokap, dan Pengasih. Kabupaten Bantul meliputi, Kecamatan Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul, Pleret, Piyungan, Jetis, Imogiri, Dlingo, Pandak, dan Bambanglipuro. Sementara di Kabuoaten Gunungkidul, akan berpotensi terjadi di Kecamatan Gedangsari, Ngawen, Semin, Nglipar, Playen, Patuk, Paliyan, Semanu, Karangmojo, Tepus, Rongkop, Ponjong, dan Wonosari.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini