nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov Jabar Siap Biayai Rp500 Ribu per Bulan untuk Warga Miskin Terdampak Corona

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 01 April 2020 14:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 01 525 2192360 pemprov-jabar-siap-biayai-rp500-ribu-per-bulan-untuk-warga-miskin-terdampak-corona-exutjAOZDn.jpg Gubernur Jabar, Ridwan Kamil

BANDUNG - Gubernur Ridwan Kamil, masih melakukan verifikasi, terkait soal rencana pemberian bantuan terhadap masyarakat pada kategori rawan miskin baru, akibat dampak covid 19.

Nantinya masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut akan diberikan bantuan berupa senilai Rp 500 ribu tiap bulan, dengan sepertiganya berupa uang tunai sedangkan dua pertiga berupa logistik sembako.

"Sedang diverifikasi. Siapakah mereka yang miskin baru oleh Covid-19 ini, nah itu pertanyaan penting yang sedang kita survei," kata Emil, sapaan lain Gubernur, Rabu (1/4/2020).

Emil sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang turut membantu melakukan verifikasi melalui survei. Intinya, pemberian bantuan diberikan dengan adil. "Kita harus membantu dengan seadil-adilnya," kata Emil.

Sementara itu, soal Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), rencananya mulai besok, PSBB bakal disosialisasikan pada kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota melalui tele conference.

Dalam PSBB, Emil menyebut, terdapat aturan mengenai karantina wilayah secara parsial yang dilakukan aparatur pemerintah tingkat RT hingga kecamatan. Sementara itu, karantina wilayah yang dilakukan oleh kabupaten dan kota mesti dilakukan dengan didasarkan atas izin dari presiden.

"Besok saya tele conference ke seluruh daerah untuk sosialisasi PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar," ucap dia.

Emil menjelaskan pelaksanaan PSBB tidak berbeda dengan karantina wilayah parsial. Hanya berbeda istilahnya saja.

"Bedanya adalah peraturan pemerintah dan Perpresnya yang diterjemahkan dengan detail sudah hadir," jelas dia.

Saat ini, angka pasien yang positif terinfeksi corona di Jabar sudah mendekati angka 200 pasien. Adapun data yang diperoleh dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar pukul 13.00 WIB, tadi angka positif corona di Jabar tercatat berjumlah 198 pasien (sebelumnya 180).

Pasien yang positif terpapar tersebar di berbagai wilayah antara lain Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sukabumi, hingga Kota Tasikmalaya. Di Kota Bandung, sejauh ini tercatat sudah ada 22 pasien yang terinfeksi corona. Empat pasien sudah sembuh sedangkan delapan lainnya meninggal dunia. Sementara sepuluh pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari data tersebut, pasien positif yang meninggal dunia berjumlah 21 pasien (sebelumnya 20). Dua dari 21 pasien yang meninggal dunia berdomisili di Kabupaten Bekasi. Sedangkan, satu pasien merupakan warga Kabupaten Bandung yang meninggal dunia di RS Hasan Sadikin Bandung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini