nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Wabah Corona, Beberapa Ternak di India Diberi Makan Stroberi

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 02 April 2020 16:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 02 18 2193079 gara-gara-wabah-corona-beberapa-ternak-di-india-diberi-makan-stroberi-EI3FxK3ZBc.jpeg Foto: AFP.

SATARA - Di saat ratusan juta orang di India dilarang bepergian keluar untuk membendung penyebaran birus corona (COVID-19), sebagian ternak di negara itu diberikan makanan berbeda dari biasanya. Sapi-sapi di Maharastra misalnya, diberi makan dengan stroberi dan brokoli, yang tidak dapat diangkut dan dijual di kota-kota oleh para petani yang menjalani lockdown selama tiga pekan.

Permintaan untuk produk pertanian premium seperti stroberi dan brokoli biasanya melonjak di musim panas, tetapi dengan rantai pasokan pertanian India yang berantakan karena epidemi Covid-19, petani tidak dapat membawa produk-produk mereka ke pasar.

Penurunan permintaan yang tiba-tiba itu telah melukai jutaan petani di India.

"Turis dan produsen es krim adalah pembeli utama stroberi, tetapi sekarang tidak ada turis," kata Anil Salunkhe seorang petani di Kabupaten Satara, Negara Bagian Maharastra, India, kepada Reuters. Dia memberi makan stroberi yang ditanam di tanah pertanian miliknya kepada sapi-sapinya.

Dia berharap dapat menghasilkan 800.000 rupee (sekira Rp173 juta) dari penjualan hasil pertaniannya, tetapi sekarang dia bahkan belum bisa mengembalikan modal produksi sekira 250.000 rupee (sekira Rp54 juta), karena sulitnya mengangkut produk ke kota-kota besar.

Munishamappa, seorang petani di dekat Bengaluru, membuang 15 ton anggurnya di hutan terdekat setelah gagal menjualnya. Dia telah menghabiskan 500.000 rupee (sekira Rp108 juta) untuk panennya. Dia bahkan telah meminta penduduk desa terdekat untuk datang mengumpulkan buahnya secara gratis, tetapi hanya sedikit yang muncul.

Para petani yang menanam bunga-bunga mahal seperti gerbera, gladioli, dan Strelitzia juga khawatir setelah upacara pernikahan yang biasanya menghasilkan sebagian besar permintaan hasil panen mereka, dibatalkan karena epidemi virus corona.

Rahul Pawar, seorang petani yang menanam bunga-bunga tersebut mengatakan bahwa dia terpaksa membuang hasil panennya ke lubang kompos untuk dijadikan pupuk.

Menurut laporan pada Rabu (1/4/2020) kasus virus corona di negara terpadat kedua di dunia itu melonjak menjadi lebih dari 1.900, dengan angka kematian meningkat menjadi 50. Langkah penguncian yang diterapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut telah menimbulkan dampak besar pada ekonomi ratusan juta penduduk India.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini