nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Penyebaran Corona, Penumpang Bus di Jambi Dicek Kesehatan

Azhari Sultan, Okezone · Kamis 02 April 2020 01:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 02 340 2192682 cegah-penyebaran-corona-penumpang-bus-di-jambi-dicek-kesehatan-vioEq1yx2R.jpg Petugas gabungan berjaga di perbatasan Jambi guna mencegah penyebaran virus corona (Foto : Okezone.com/Azhari)

JAMBI - Tidak ingin warga Jambi terdampak corona virus disease (Covid-19), Tim Gugus Covid-19 Provinsi Jambi mengecek salah satu pintu masuk dalam Provinsi Jambi, yakni di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan, di kawasan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Rabu (1/4/2020).

Semua kendaraan yang masuk ke wilayah Provinsi Jambi, baik bus atau kendaraan pribadi diperiksa petugas. Untuk kendaraan, langsung disemprot cairan disinfektan. Sedangkan seluruh penumpang diperiksa kesehatannya dan diminta cuci tangan di tenda yang sudah persiapkan petugas.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi, mengatakan bahwa seluruh penumpang akan diperiksa kesehatan untuk memastikan yang masuk ke Jambi dalam kondisi sehat.

"Semua bus yang memasuki wilayah Provinsi Jambi dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, agar kendaraan itu seteril dari virus corona," ungkapnya.

Di samping itu, semua penumpangnya juga dicek suhu tubuhnya oleh tim medis, untuk mengantisipasi wabah penyebaraan virus corona.

"Semua kendaraan disemprotkan desinfektan tanpa ada pengecualian, kerena semua masyarakat harus dilindungi, kerena sudah merupakan kewajiban," tegas Firman.

Baca Juga : Cegah Corona, 13.430 Napi dan Anak Dibebaskan dari Penjara

Sedangkan Ketua tim gugus tugas sekaligus Gubernur Jambi Fachrori Umar menceritakan, bahwa pihaknya akan membantu perlengkapan posko, seperti alat pelindung diri (APD), maseker, alat pengecek suhu tubuh dan berbagai alat lainnya.

"Tim gugus tugas selalu mengecek posko dan pemeriksaan kendaraan yang masuk dari luar daerah diperbatasan Provinsi Jambi. Kita berharap, kegiatan ini bisa memutus rantai virus corona," tandas Fachrori.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini