nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

70 ODP dan PDP di Bengkulu Dinyatakan Sehat

Demon Fajri, Okezone · Jum'at 03 April 2020 12:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 03 340 2193476 70-odp-dan-pdp-di-bengkulu-dinyatakan-sehat-9lu5EKhGE4.jpg Ilustrasi virus corona. (Foto: Shutterstock)

BENGKULU – Sebanyak 70 kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait corona virus disease (covid-19) di Provinsi Bengkulu dinyatakan sehat. Rinciannya, 68 ODP dan 2 PDP, total 70 kasus.

Di mana per Kamis kemarin, total ODP sebanyak 313 kasus. Masing-masing ODP dinyatakan sehat 68 kasus, ODP menjadi PDP 1 kasus, ODP meninggal 1 kasus, dan ODP dalam pemantauan 243 kasus.

Kemudian kasus PDP 7 kasus. Rinciannya PDP dinyatakan sehat 2, PDP menjadi konfirmasi 2 kasus dan PDP meninggal 3 kasus. Sementara total kasus konfirmasi atau positif covid-19 yang dirawat 1 kasus dan kasus konfirmasi 1.

"Ada tambahan 5 kasus ODP. Ada 1 kasus PDP berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium berubah status menjadi kasus konfirmasi dan dirawat di RSUD M Yunus Bengkulu. Kasus ODP dinyatakan sehat 68 kasus dan 2 kasus PDP dinyatakan sehat," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kamis 2 April 2020.

Sebaran kasus ODP, jelas dia, di Kota Bengkulu sebanyak 61 kasus, 11 di antaranya dinyatakan sehat dan selesai pemantauan. Di Kabupaten Rejang Lebong 7 kasus, Lebong 8 kasus, 2 kasus di antaranya dinyatakan sehat atau selesai pemantauan.

Lalu di Kabupaten Bengkulu Utara 61 kasus ODP, 29 kasus di antaranya dinyatakan sehat. Bengkulu Selatan 9 kasus, Bengkulu Tengah 28 kasus, 1 di antaranya dinyatakan sehat.

Kepahiang 47 kasus, 9 kasus dinyatakan sehat. Seluma 5 kasus, Kaur 11 kasus, dan Kabupaten Mukomuko 76 kasus, 16 kasus dinyatakan sehat dan selesai pemantauan.

"Total kasus ODP sebanyak 313 kasus, tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu," sampai Herwan.

Sementara untuk sebaran kasus PDP, terang Herwan, di Kota Bengkulu 6 kasus, selesai pengawasan 1 kasus, kasus konfirmasi atau positif 2 kasus, dan meninggal 3 kasus. Lalu 1 kasus PDP lainnya di Kabupaten Bengkulu Utara dan telah selesai pengawasan.

Total kasus konfirmasi atau positif covid-19, lanjut dia, 1 kasus berinisial NH (58) asal Provinsi Lampung, meninggal dunia di RSUD M Yunus Bengkulu pada Selasa 31 Maret sekira pukul 07.31 WIB.

PDP berjenis kelamin laki-laki itu dinyatakan positif covid-19 setelah hasil swab (cairan) tenggorokan yang dikirim ke Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Palembang, Sumatera Selatan, keluar pada Senin 30 Maret malam.

Lalu 1 kasus konfirmasi masih dalam perawatan di RSUD M Yunus Bengkulu, berjenis kelamin laki-laki, berusia 55 tahun, warga Kota Bengkulu. Di mana swab tenggorokan sudah dikirim pada Jumat 27 Maret 2020 ke BTKLPP Palembang.

"Ada 1 kasus konfirmasi covid-19 atau positif berdasarkan hasil laboratorium yang diterima langsung dari Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Palembang pada Rabu 1 April pukul 19.26 WIB," ungkapnya.

Ia melanjutkan, kasus 1 konfirmasi yang masih dirawat RSUD M Yunus Bengkulu memiliki gejala klinis demam naik-turun, batuk, dan sesak napas sejak satu minggu. Di mana 1 kasus konfirmasi itu memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan pulang ke Bengkulu pada Sabtu 14 Maret.

Selain itu 1 kasus konfirmasi ini memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau positif covid-19, di Jakarta. Kemudian pasien diagnosis kerja viral pneumonia et causa suspect covid-19 serta diagnosis banding bronkopneumonia.

"Pasien sempat kontak dengan kasus konfirmasi di Jakarta," jelasnya.

Herwan mengatakan, kasus notifikasi pelaku perjalanan dari daerah terjangkit atau dari zona merah covid-19 di Bengkulu ada 6.540 orang.

Ribuan pelaku perjalanan atau orang tanpa gejala (OTG) dari zona merah tersebut berdasarakan data Tim Surveillance Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan dinkes kabupaten/kota di sana.

Di mana OTG tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota. Rinciannya Kota Bengkulu 383 orang, Kabupaten Rejang Lebong 802 orang, dan Lebong 212 orang.

Kemudian Kabupaten Bengkulu Utara 1.017 orang, Bengkulu Selatan 398 orang, Bengkulu Tengah 327 orang, Kepahiang 900 orang, Seluma 580 orang, Kaur 627 Orang, dan Kabupaten Mukomuko 1.294 orang.

"Ada 6.540 kasus notifikasi pelaku dari zona merah. Ini hasil dari Tim Surveillance Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan dinkes kabupaten/kota di Bengkulu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini