nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jatim Gelontorkan Rp360 Miliar untuk Penanganan Corona, DPRD: Masih Kurang

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 15:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 03 519 2193648 jatim-gelontorkan-rp360-miliar-untuk-penanganan-corona-dprd-masih-kurang-U0dCv0b6gv.JPG Ilustrasi (Dok. okezone)

SURABAYA - Pemprov Jatim menyiapkan anggaran sebesar Rp 360 miliar untuk penanganan Covid-19 atau virus corona. Sebab Provinsi Jatim dinilai wilayahnya cukup besar dan jumlah masyarakat banyak.

Sehingga dibutuhkan anggaran yang lebih besar dari Rp 360 miliar. Ini bisa dibandingkan dengan Provinsi Jateng yang menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk penanganan Covid-19. Padahal wilayah Jateng lebih kecil dibandingkan Jatim.

"Saya meminta Pemprov Jatim merealokasi anggaran sejumlah sektor dan memanfaatkan anggaran Silpa untuk penanganan Covid-19. Itu bisa menjadi solusi untuk kekurangan anggaran yang dibutuhkan," terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, Jumat (3/4/2020).

Menurut Untari, anggaran Rp 360 miliar yang disiapkan pemprov Jatim untuk penanganan Covid-19 dinilai tidak cukup dan masih kurang untuk provinsi sebesar Jatim.

"Kemarin ada anggaran Rp 100 miliar dari DPRD Jatim dan Rp 260 miliar dari OPD Pemprov. Total Rp 360 miliar. Saya rasa tidak cukup dan masih kurang untuk provinsi sebesar Jawa Timur. Jawa Tengah menyediakan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk penanganan Covid-19," ucap Untari.

Lebih lanjut Untari, anggaran tersebut sebaiknya diprioritaskan lebih kepada program penanganan penyebaran virus corona, atau program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Seperti untuk pengadaan alat kesehatan khusus penanganan Covid-19 adalah pembelian Alat Perlindungan Diri (APD), dan bantuan langsung yang dirasakan masyarakat. Seperti pemberian sembako.

Dirinya juga menyarankan agar Pemprov Jatim melalui Dinas Kominfo Jatim membuat web yang lebih lengkap dan terpadu. Dimana isinya ditambahkan hal-hal kebijakan pemprov terkait Covid-19.

"Semisal, bidang ekonomi yakni bagaimana menjelaskan program untuk mengatasi nasib pekerja rumahan/outsourching/harian. Apakah ada bantuan subsidi sembako murah seperti program Pak Jokowi. Kemudian, terkoneksi juga bayar pajak kendaraan bermotor online dan klik masuk ke Samsat online," paparnya.

Lalu di bidang pendidikan dijelaskan sekolah libur sampai kapan dan petunjuk bagi guru agar bisa mengajar online atau pakai cara lain, petunjuk bagi ortu siswa serta petunjuk bagi siswa. Juga, bagaimana pelaksanaan PPDB bagi sekolah swasta.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini