nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Inggris Boris Johnson Dirawat di Rumah Sakit karena Gejala COVID-19

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 06 April 2020 06:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 06 18 2194642 pm-inggris-boris-johnson-dirawat-di-rumah-sakit-karena-gejala-covid-19-3xuUPBbe7m.jpg Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: Reuters)

LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson telah dirawat di rumah sakit untuk menjalani tes, 10 hari setelah dia dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (COVID-19), demikian dilaporkan kantor perdana menteri di Downing Street.

Johnson dibawa ke rumah sakit di London pada Minggu malam (5/4/2020) setelah mengalami gejala Covid-19 yang persisten, termasuk suhu tubuh yang tinggi. Langkah itu diambil menurut saran dokternya sebagai sebuah “pencegahan”.

"Atas saran dokternya, perdana menteri malam ini telah dirawat di rumah sakit untuk tes.

"Ini adalah langkah pencegahan, karena perdana menteri terus memiliki gejala virus corona persisten 10 hari setelah tes positif untuk virus," demikian disampaikan juru bicara Downing Street sebagaimana dilansir BBC, Senin (6/4/2020).

"Perdana menteri berterima kasih kepada staf NHS (dinas kesehatan Inggris) atas semua kerja keras mereka yang luar biasa dan mendesak masyarakat untuk terus mengikuti saran pemerintah untuk tetap di rumah, melindungi NHS dan menyelamatkan nyawa," tambahnya.

Johnson telah bekerja dari rumah sejak diumumkan bahwa dia telah dites positif virus corona pada 27 Maret 2020.

Dia terakhir terlihat di depan umum bertempuk tangan memuji NHS dan pekerja sektor vital lainnya dari flatnya di Downing Street pada Kamis malam (2/4/2020), dan memimpin pertemuan virus corona jarak jauh pada Jumat pagi (3/4/2020).

Di hari yang sama dia mem-posting video Twitter yang mengatakan dia masih menunjukkan gejala ringan.

Selama di rumah sakit Johnson tetap bertanggung jawab atas pemerintahan Inggris, tetapi pertemuan terkait virus corona pada Senin pagi diperkirakan akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Dominic Raab.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini