nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Mau Makan, Balita Tewas Dipukul Ibu Kandungnya

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Senin 06 April 2020 22:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 06 610 2195129 tak-mau-makan-balita-tewas-dipukul-ibu-kandungnya-8tzxTIxg2i.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MUARA ENIM - NR, balita berusia 2 tahun tewas setelah dipukul menggunakan piring oleh ibu kandungnya Lina Natalia (19), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Bayi malang itu dipukul hanya karena tidak mau makan.

Kapolsek Gunung Megang, AKP Herli Setiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu 25 Maret 2020 sekira pukul 12.30 WIB. Saat itu, pelaku hendak menyuapi makan anaknya itu. Namun, meski telah dibujuk beberapa kali, sang anak masih tau mau makan.

"Pelaku awalnya hanya memukul korban menggunakan tangan, dan kembali membujuk anaknya agar mau makan," katanya, Senin (6/4/2020)

Baca Juga: Tak Terima Ditegur, Pemotor Ugal-ugalan Aniaya Seorang Bapak di Depan Anaknya 

Namun, sang anak tetap tak mau makan meski sudah dibujuk membuat pelaku kesal dan memukulkan piring yang berisi nasi tersebut kepada anaknya. Saat bersamaan piring itu pecah, sehingga melukai bahu balita itu.

"Pelaku yang panik melihat anaknya terluka kemudian membawa korban ke Puskesmas, selanjutnya dirujuk ke RS HM Rabain Muara Enim. Namun, setelah beberapa jam dirawat korban akhirnya meninggal dunia setelah mengalami pendarahan," ujarnya.

 ilustrasi foto: ist

Menurut Herli, nenek korban yang merasa bahwa kematian cucunya terjadi secara tidak wajar, melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gunung Megang pada Jumat 27 Maret 2020 dan petugas yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Hasil penyelidikan dapat dipastikan bahwa pelaku dugaan penganiayaan itu merupakan ibu kandungnya sendiri," katanya.

Ditambahkan Herli, pelaku sudah mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban. Saat itu, pelaku mengaku khilaf dan emosi karena korban tak mau makan meski sudah disuapi oleh pelaku. Atas perbuatan itu, pelaku akan dijerat dengan Pasal 80 Ayat (3) Nomor 35 Tahun 2014, atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penganiayaan terhadap anak dibawah umur yang mengakibatkan meninggal dunia.

"Kasus ini telah kita limpahkan ke Polres Muara Enim untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini