nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswa SMK di Jatim Produksi Ribuan APD

Syaiful Islam, Okezone · Senin 06 April 2020 15:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 06 65 2194931 siswa-smk-di-jatim-produksi-ribuan-apd-hJC6RDgBGz.jpg Siswa SMK di Jatim produksi APD untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto : Ist)

SURABAYA – Kebutuhan terhadap Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis di Jawa Timur (Jatim) sangat tinggi. Ini mengingat penyebaran virus corona (Covid-19) terus meluas. Bahkan warga yang positif virus corona terus bertambah.

Akibatnya, keberadaan APD langka. Untuk mengatasi kelangkaan APD, siswa SMK ikut berpartisipasi membantu pemerintah. Mereka memproduksi baju hazmat, masker, hand sanitizer, hingga cairan disinfektan.

Hal tersebut sangatlah bermanfaat untuk mencegah penyebaran virus corona. Aksi solidaritas yang dilakukan siswa SMK ini mendapat apresiasi Dinas Pendidikan Jatim.

"Saya bangga sekaligus memberikan apresiasi kepada siswa SMK se-Jatim, baik negeri maupun swasta karena sangat peduli. Ini sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat, dalam berpartisipasi menolak atau menjaga dari Covid-19," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi, usai mengunjungi pembuatan baju hazmat dan masker di SMKN 6 Surabaya, Senin (6/4/2020).

Menurut Wahid, produksi baju APD untuk di SMKN 6 Surabaya jurusan tata busana ini menghasilkan 3-5 baju APD per siswa per hari. Sampai hari ini, ada 48 SMK yang ikut partisipasi membuat APD.

Alat pelindung diri. (Kemenkes)

Ke-48 SMK ini sudah menghasilkan 2.500 APD dan sudah diperbantukan ke masyarakat yang membutuhkan. Sebenarnya, masih banyak SMK di Jatim yang mampu membuat APD, karena saat ini ada 235 SMK jurusan tata busana.

"Kalau per siswa bisa mambuat 3-5 APD. Jika dirata-rata 30 saja per SMK per hari maka ada 70 ribu APD yang bisa diproduksi SMK," ujar Wahid.

Namun untuk penjahitan baju APD ini, SMK masih terkendala bahan baku. Karena itu, Wahid meminta semua pihak yang memiliki bahan dan perlu dibuatkan baju APD, dipersilakan menghubungi SMK yang memiliki jurusan tata busana.

Tak hanya membuat baju APD, SMK di Jatim juga sudah membuat jenis APD lainnya, misalkan masker. Sampai hari ini sudah 27 ribu masker yang diperbantukan ke masyarakat, khususnya Jatim.

"Di samping baju APD dan masker, SMK di Jatim juga memproduksi hand sanitizer dan sudah menghasilkan 4,7 ribu liter. Kemudian memproduksi disinfektan yang sampai hari ini sudah menghasilkan 4.800 liter," tuturnya.

Wanid menambahkan, ada yang diberikan lewat Pemprov untuk disalurkan ke masyarakat, juga ada yang diberikan kepada Pemkab/Pemkot di mana SMK itu berada. Serta ada juga lima SMK yang bisa menghasilkan room screening, dan sudah memberikan kepada masyarakat sebanyak 21 unit.

"Saya bangga karena, pertama, yang dihasilkan ini adalah bentuk pengabdian SMK kepada masyarakat. Kedua, ini adalah praktikum riil yang hasilnya ditunggu masyarakat. Ketiga, ini adalah bentuk implementasi dari jargon yang selama ini digaungkan oleh SMK di Jatim, yakni SMK bisa, SMK hebat, SMK bisa hebat, dan SMK memang hebat," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini