nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hewan-Hewan Terpapar Virus Corona: Kucing, Anjing hingga Harimau

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 11:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 07 18 2195342 hewan-hewan-terpapar-virus-corona-kucing-anjing-hingga-harimau-OPszk2mZ16.jpg Foto/Wikimedia Commons

SEEKOR harimau betina berumur empat tahun di Kebun Binatang Bronx dinyatakan positif terkena virus corona. Kebun binatang yang berlokasi di New York City itu mengatakan hasil tes tersebut dikonfirmasi oleh Laboratorium National Veterinary Services di Iowa.

Sebelumnya, seeokor kucing peliharaan di Hong Kong juga dinyatakan terpapar virus corona. Kucing itu tertular dari pemiliknya.

Serupa dengan kasus kucing, anjing peliharaan di Hong Kong juga terinfeksi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Berikut kasus hewan-hewan yang terpapar virus corona.

Harimau di New York

Dalam pernyataannya, kebun binatang mengungkapkan bahwa harimau bernama Nadia itu, saudara perempuannya Azul, serta dua harimau Amur dan tiga singa Afrika, menderita batuk kering dan semuanya diharapkan pulih sepenuhnya.

Penjaga kebun binatang meyakini kucing-kucing besar tersebut telah terinfeksi virus corona.

"Kami menguji kucing itu (Nadia) dengan sangat hati-hati dan akan memastikan setiap pengetahuan yang kami peroleh tentang Covid-19 akan berkontribusi pada pemahaman dunia yang berkelanjutan tentang virus corona baru ini," demikian disampaikan kebun binatang dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC.

Hewan-hewan itu memang memiliki sedikit penurunan nafsu makan tetapi selain dari gejala itu, mereka dalam keadaan baik-baik saja di bawah perawatan dokter hewan, dan ceria, waspada, serta interaktif dengan perawat mereka.

Kucing dan Anjing peliharaan di Hong Kong

Seekor kucing peliharaan positif terkena virus corona di Hong Kong, setelah pemiliknya dikonfirmasi mengidap Covid-19. Informasi tersebut disampaikan Dinas Pertanian dan Perikanan Hong Kong melansir Reuters, Rabu (1/4/2020).

Pihak berwenang mengatakan kucing itu akan terus dipantau dan diperiksa kesehatannya.

Sampel yang dikumpulkan dari mulut, hidung dan dubur kucing dinyatakan positif virus setelah dikirim ke fasilitas pengujian pada Senin, 30 Maret.

Seekor anjing peliharaan juga positif terpapar virus korona di Hong Kong.

Mengutip Daily Mail, Sabtu (21/3/2020) anjing yang positif corona itu merupakan ras gembala Jerman yang tinggal di daerah Pok Fu Lam.

Departemen Pertanian, Perikanan dan Konservasi (AFCD) Hong Kong mengatakan dalam sebuah pernyataan kasus ditemukan pada Kamis 19 Maret setelah pemiliknya dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Kucing di Belgia

Seekor kucing di Belgia dilaporkan positif terinfeksi virus corona, yang diumumkan pada Jumat (27/3/2020) oleh FPS Public Health, Food Chain Safety and Environment Belgia.

"Seminggu setelah pemiliknya terinfeksi Covid-19, setelah melakukan perjalanan dari Italia Utara, kucingnya menunjukkan gejala Covid-19 seperti diare, muntah, dan ada gangguan pernapasan," ujar kata Stevan Van Gucht, ahli virologi dan juru bicara untuk epidemi virus corona di Belgia, dilansir Live Science.

Anjing peliharaan mati

Anjing pertama di dunia yang diduga terinfeksi virus corona atau COVID-19 dilaporkan mati pada Senin 16 Maret 2020 di Hong Kong.

Anjing jenis Pomeranian berusia 17 tahun itu dikabarkan sempat menjalani masa karantina dari virus corona sejak 26 Februari lalu, dan diperbolehkan pulang ke rumah pada Sabtu 14 Maret setelah dinyatakan negatif.

Seorang juru bicara dari Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi China mengatakan, “Kami mendapat kabar dari pemilik anjing itu bahwa dia telah mati pada 16 Maret kemarin. Pemilik mengatakan dia tidak mau melakukan autopsi untuk memeriksa penyebab kematiannya”.

Selama karantina, anjing tersebut sempat menjalani serangkaian tes. Rangkaian tes ini termasuk uji sampel swab pada hidung dan mulut, dan hasilnya dilaporkan negatif.

Tes serologi pun turut dilakukan pada 3 Maret lalu. Tujuan dari tes ini adalah untuk meneliti antibodi dalam darah pada anjing itu, dan hasilnya lagi-lagi dinyatakan negatif. Mereka tidak menemukan tanda-tanda penularan virus corona dalam sistem kekebalan tubuhnya.

Tak bukti

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan dalam laman mereka tidak ada bukti bahwa ada anjing, kucing, atau hewan peliharaan apa pun dapat menularkan Covid-19.

Asosiasi Dokter Hewan Hon Kong mengatakan cara paling mungkin hewan peliharaan terpapar virus adalah dari pemiliknya atau orang lain yang terkait dengan mereka, dan kasus-kasus itu tidak perlu dikhawatirkan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini