nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

241 Anak di Bawah Umur Ditahan karena Langgar Aturan Lockdown Malaysia

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 07 April 2020 12:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 07 18 2195379 241-anak-di-bawah-umur-ditahan-karena-langgar-aturan-lockdown-malaysia-T5x8716Cm0.jpg Pelanggar perintah lockdown di Malaysia dibawa ke pengadilan. (Foto/The Star)

KUALA LUMPUR - Empat persen dari 6.048 orang yang ditahan selama Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) alias lockdown merupakan remaja di bawah umur, atau lebih dari 241 anak.

Malaysia menerapkan aturan lockdown pada 18 Maret guna menekan penyebaran virus corona. Masyrakat hanya boleh keluar untuk keperluan pentin, seperti membeli makanan dan obat.

Kepala Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador meminta para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka dan tidak mengizinkan mereka meninggalkan rumah.

“Saya ingin mengingatkan kepada pelanggar-pelanggar PKP, yang menganggap dirinya macho, agar memikirkan hukuman yang akan mereka hadapi,” tuturnya mengutip Strait Times, Selasa (7/4/2020).

"Ingat, kami tidak suka menangkap orang ... jadi taatilah PKP dan duduk di rumah," lanjutnya.

Sementara itu, Abdul Hamid, ketika ditanya apakah pecandu narkoba menunjukkan gejala COVID-19, dia mengatakan mereka diminta untuk keluar untuk perawatan lebih lanjut.

“Saat ini, Departemen Investigasi Narkotika Kriminal (JSJN) tidak melakukan operasi skala besar kecuali jika menerima informasi tentang kegiatan pengedar narkoba.

"Karena itu, individu yang pernah menggunakan narkoba tidak perlu takut untuk menjalani proses skrining COVID-19 karena yang lebih penting adalah kehidupan mereka dan efeknya pada orang lain," katanya.

Menanggapi tuduhan bahwa polisi tidak memeriksa setiap mobil di penghalang jalan, Abdul Hamid mengatakan, “Kami tidak memeriksa setiap mobil yang melintasi jalan, itu tergantung pada kebijaksanaan polisi.”

"Misalnya, jika seorang pengemudi hanya sedirian membawa mobilnya, maka polisi yang bertugas tidak akan menghentikannya," katanya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini