nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO: Dunia Membutuhkan 6 Juta Perawat

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 07 April 2020 12:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 07 18 2195407 who-dunia-membutuhkan-6-juta-perawat-TAEEH5tiNW.jpg Petugas membawa pasien terinfeksi virus corona di Spanyol. (Foto/TRT)

JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa dunia membutuhkan enam juta perawat saat Covid-19 mewabah dunia.

WHO bersama mitra Nursing Now dan Dewan Perawat Internasional (ICN) dalam laporannya menggarisbawahi peran penting perawat, yang merupakan setengah semua petugas kesehatan di seluruh dunia.

"Perawat adalah tulang punggung sistem kesehatan," kata ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan melansir laman WHO, Selasa (7/4/2020).

"Hari ini, banyak perawat berada di garis depan dalam pertempuran melawan Covid-19," katanya, seraya menambahkan bahwa sangat penting mendapatkan dukungan perawat untuk menjaga dunia tetap sehat.

Laporan itu mengatakan bahwa ada hampir 28 juta perawat di Bumi. Dalam lima tahun menjelang 2018, jumlahnya tumbuh sebesar 4,7 juta.

"Tetapi ini masih menyisakan kekurangan global 5,9 juta," lapor WHO, menunjukkan bahwa kesenjangan terbesar ada di negara-negara miskin di Afrika, Asia Tenggara, Timur Tengah dan sebagian Amerika Selatan.

Laporan tersebut mendesak negara-negara untuk mengidentifikasi kesenjangan tenaga keperawatan dan berinvestasi dalam pendidikan keperawatan, pekerjaan dan kepemimpinan.

Hanya 20 persen

Kepala eksekutif ICN Howard Catton mengatakan bahwa tingkat infeksi, kesalahan pengobatan dan kasus kematian jumlahnya lebih tinggi dibanding perawat.

"Kita kekurangan tenaga kerja keperawatan saat ini", tambahnya.

Sementara Mary Watkins, yang ikut memimpin laporan mendesak agar para petugas kesehatan menjalani tes virus corona.

"Kami memiliki proporsi yang sangat tinggi dari petugas kesehatan tidak akan bekerja karena mereka takut bahwa mereka telah terinfeksi, dan mereka tidak dapat membuktikan bahwa mereka tidak tertular virus coron," katanya.

Catton mengatakan bahwa 23 perawat meninggal di Italia dan menyebut sekitar 100 petugas kesehatan telah meninggal di seluruh dunia.

Dia juga melaporkan bahwa sembilan persen pekerja kesehatan terinfeksi di Italia dan 14 persen di Spanyol.

"Delapan puluh persen perawat dunia saat ini hanya melayani 50 persen populasi dunia," ujar Catton.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini