nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pandemi COVID-19, Kemendikbud Imbau Penggunaan Dana BOS dan Tata Cara PPDB

Wilda Fajriah, Okezone · Selasa 07 April 2020 14:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 07 65 2195462 pandemi-covid-19-kemendikbud-imbau-penggunaan-dana-bos-dan-tata-cara-ppdb-tSOlos2vDO.jpg Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: Okezone)

JAKARTA - Selama masa pendemi corona (COVID-19), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) mengimbau agar pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) digunakan untuk membeli kebutuhan yang penting.

Kebutuhan penting tersebut merupakan kebutuhan yang dapat mencegah tertularnya virus corona. Seperti hand sanitizer, masker, cairan disinfektan, alat-alat kebersihan, serta membiayai pembelajaran secara daring (jarak jauh).

Hal ini diimbau agar pihak sekolah yang menerima dana BOS atau BOP dapat memberikan sosialisasi kepada para murid dan orangtua mereka terkait penggunaan dana BOS dan BOP di masa pandemi corona.

Kegiatan belajar online juga sudah ditetapkan oleh Kemendikbud sejak 15 Maret lalu. Periode belajar daring ini juga masih tentative terkait perkembangan kedepan.

Disisi lain, Kemendikbud juga sudah mengumumkan mengenai mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud No.4 Tahun 2020. Dinas Pendidikan dan sekolah diminta menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

PPDB Jalur prestasi akan dilaksanakan berdasarkan akumulasi nilai rapor yang ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Selain itu, dibutuhkan juga prestasi akademik dan non akademik diluar rapor sekolah.

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring. (cm)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini