nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UGM Loloskan 1.753 Calon Mahasiswa Lewat Jalur SNMPTN

Kuntadi, Koran SI · Rabu 08 April 2020 15:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 08 65 2196164 ugm-loloskan-1-753-calon-mahasiswa-lewat-jalur-snmptn-LfMCuLfFYk.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

YOGYAKARTA – Sebanyak 1.753 peserta lulus dalam seleksi jalur SNMPTN di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Sementara pendaftar yang masuk mencapai 25.604 peserta. Jurusan Farmasi, Kedokteran dan Teknologi Informasi banyak yang diminati peserta untuk program saintek. Sedangkan untuk program Sosial humaniora, jurusan Psikologi, Managemen dan Hukum.

Sebanyak 1.753 calon mahasiswa ini, terbagi dalam kelompok program studi Saintek sebanyak 1.238 dan kelompok program studi Soshum sebanyak 515.

“Ada 1.753 yang lolos atau sekitar 4,4 persen dari 25.604 peserta yang mendaftar di UGM,” jelas Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK), Djagal Wiseso Marseno, Rabu (8/4/2020).

Untuk kelompok program studi Saintek terbanyak adalah Farmasi, Kedokteran, dan Teknologi Informasi. Sedangkan untuk kelompok program studi Soshum adalah Psikologi, Manajemen, dan Hukum.

Bagi peserta yang ‎dinyatakan diterima di UGM, harus melengkapi biodata dan mengunggah dokumen sebagaimana disyaratkan melalui laman https://um.ugm.ac.id/admisi. Mulai tanggal 13 April 2020 pukul 13.00 WIB sampai dengan 30 April 2020 pukul 23.59 WIB.

Bagi calon mahasiswa yang memegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) juga harus mengunggah kartu yang telah discan. Mereka juga harus membuat surat pernyataan kesediaan membayar uang kuliah tunggal (UKT), apabila pendaftaran KIP-K tidak disetujui.

Calon mahasiswa juga harus mengikuti rangkaian kegiatan registrasi. Yakni dengan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), mencetak Bukti Registrasi, dan mengambil Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) serta jaket almamater yang sudah terjadwal.

“Kalau sampai 30 April 2020 pukul 23.59 WIB, calon mahasiswa tidak melengkapi biodata dan mengunggah dokumen sesuai dengan prosedur dan ketentuan, maka yang bersangkutan dianggap melepaskan haknya sebagai calon mahasiswa Program Sarjana Universitas Gadjah Mada Tahun Akademik 2020/2021,” terangnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini