Laboratorium IPB Kini Bisa Uji Spesimen Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 09 April 2020 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 09 65 2196637 laboratorium-ipb-kini-bisa-uji-spesimen-covid-19-0djaWt7ulH.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

BOGOR - Laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) akhirnya dapat dijadikan tempat menguji spesimen virus corona atau Covid-19 setelah mendapat surat keputusan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu pun tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bogor yang ditandatangi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Nomor 440.45-254 Tahun 2020 tentang Penetapan Laboratorium Collaborative Reserach Center IPB Dalam Rangka Pengujian Diagnostik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Bogor pada Rabu 8 April 2020 kemarin.

"SK tanggal kemarin tapi teknisnya mulai hari ini bisa dipakai," kata Dedie, saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2020).

Ia berharap dengan ditunjuknya laboratorium IPB, maka dapat mempercepat proses pengolahan sampel spesimen swab tes warga Kota Bogor yang sebelumnya diserahkan ke Litbangkes Kemenkes dan Labkesda Jawa Barat.

"Diharapkan mempercepat proses pengolahan sample specimen swab test yang selama ini masih harus dikirim ke Jakarta atau Bandung," harapnya.

 Virus corona

Rektor IPB Dr Arif Satria mengaku sudah menerima SK tersebut. Secara teknis, laboratorium kampusnya itu siap menerima spesimen swab tes.

"Dengan adanya surat dari Menteri dan SK Wali Kota sudah cukup. Kita siap (menerima spesimen swab test). Teknisnya ditanyakan ke penanggungjawab laboratoriumnya ya," ucap Arif, kepada Okezone.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mendorong agar hasil swab yang dijalani orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau covid-19 bisa dipercepat.

Menurut Dedie, lambatnya hasil pemeriksaan swab dapat menghambat proses pemetaan cluster penyebaran dan penanganan virus corona sehingga meningkatkan jatuhnya korban meninggal dunia.

"Saya menduga karena proses pemetaan klaster akibat keterlambatan hasil swab test membuat penyebaran (virus corona) menjadi kurang terkendali," kata Dedie, kepada wartawan, Selasa 31 Maret 2020.

Untuk itu, Dedie mengaku sudah menyampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam video conference untuk mendorong laboratorium IPB dijadikan sebagai laboratorium penanganan Covid-19.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini