Covid-19, Menteri Nadiem Bolehkan Dana BOS untuk Paket Data Internet dan Masker

Rani Hardjanti, Okezone · Rabu 15 April 2020 20:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 15 65 2199807 covid-19-menteri-nadiem-bolehkan-dana-bos-untuk-paket-data-internet-dan-masker-B9WFFqEBb7.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim baru saja mengeluarkan revisi Peraturan Mendikbud tentang dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan. Hal ini terkait penetapan siswa belajar dari rumah di tengah pandemi corona virus disease (covid-19).

Dalam keterangan yang diterima Okezone, Rabu (15/4/2020), Nadiem menjelaskan bahwa penyesuaian petunjuk teknis penggunaan dana BOS reguler diatur melalui Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud 8/2020 mengenai Juknis BOS Reguler.

Sementara, lanjut dia, perubahan juknis BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan diatur melalui Permendikbud 20/2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud 13/2020 tentang Juknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2020.

Nadiem menerangkan, dalam revisi permendikbud yang ditetapkan pada 9 April 2020 itu pihaknya memperbolehkan dana BOS dan BOP dipakai untuk membeli pulsa atau paket data (internet) bagi pendidik serta peserta didik guna mendukung pembelajaran dari rumah.

Lalu, papar dia, dana BOS dan BOP bisa dipakai untuk pembiayaan layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik atau peserta didik. Kemudian dapat dibelikan cairan atau sabun pembersih tangan, cairan pembasmi kuman (disinfektan), masker, hingga penunjang kebersihan lainnya.

Ketentuan ini, jelas Nadiem, berlaku mulai April 2020 sampai dicabutnya penetapan status darurat virus corona oleh pemerintah pusat.

"Sekarang dana BOS Reguler juga dapat digunakan untuk membayar honor guru-guru bukan ASN (aparatur sipil negara) dengan kriteria sudah tercatat di data pokok pendidikan (dapodik) per 31 Desember 2019, belum mendapat tunjangan profesi, dan memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat covid-19 yang ditetapkan pemerintah pusat. Ketentuan pembayaran maksimal 50 persen sudah tidak berlaku," kata Nadiem dalam telekonferensi dengan media.

Ia melanjutkan, kepala sekolah tetap dapat memberikan honor kepada para tenaga kependidikan bilamana masih tersedia dana BOS setelah digunakan.

Demikian juga dengan dana BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan bisa untuk honor pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah, serta tetap dapat digunakan untuk biaya transportasi pendidik.

"Ketentuan besaran persentase per kategori penggunaan tidak berlaku," pungkasnya. 

(han)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini