Jumlah ODP Covid-19 di Balikpapan Turun Drastis, Pasien Positif Bertambah 2

Amir Sarifudin , Okezone · Jum'at 17 April 2020 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 340 2200512 jumlah-odp-covid-19-di-balikpapan-turun-drastis-pasien-positif-bertambah-2-bYk73vfftx.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan mencatat penurunan dratis jumlah orang dalam pemantaun (ODP) terkait virus corona (Covid-19). Jika sebelumnya tercatat lebih dari 2.000 ODP, kini hanya tinggal 544.

Hasil penelusuran dan hasil rapid test yang dilakukan tim dokter dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan diketahui, ODP di Balikpapan tersisa 544 orang. Hanya saja, kasus positif Covid-19 bertambah 2 orang. 

“kita bersyukur untuk jumlah ODP semakin mengalami penurunan drastis, kemarin ada 580, sekarang ini ODP berjumlah 544 orang. Mudah-mudahan ini juga membawa kabar baik bagi yang lain,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Kamis (16/4/2020). 

Sedangkan mereka yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Balikpapan berjumlah 42 orang. Dengan rincian, 23 orang dirawat di RSKD, 5 orang di RSPB, RSUD Beriman 4 orang, dan RS Hermina ada 3 pasien dan RS Hardjanto 7 orang.

Baca juga: Soal Operasional KRL Dihentikan Sementara, PT KCI Masih Tunggu Keputusan

Pada Kamis sore, diumumkan ada dua kasus positif baru berdasarkna hasil swab BBLK Surabaya dan Dinas Kesehatan Kaltim. Warga Balikpapan yang positif ini salah satunya dari klaster Tasikmalaya, perempuan berusia 47 tahun. Sedangkan pasien satunya lagi adalah laki-laki 74 tahun yang sering ke Singapura untuk berobat.

Infografis Okezone

Kasus positif sejauh ini 20 orang, 4 dinyatakan sembuh dan 1 positif meninggal.

“Dua di antaranya berada di Balikpapan. 9  positif di Kaltim itu dikabarkan sebagian besar dari klaster Gowa. Karena itu saya ingin ingatkan kembali kepada saudara-saudara kita kepada warga kita yang kemarin ada 50 orang klaster Gowa di-tracing, harus menjalani rapid tes kedua hari Sabtu,”  kata Rizal Effendi. 

Rizal meminta agar 50 orang dari perjalanan klaster Gowa mau mengikuti rapid test kedua di RSKD pada Sabtu (18/4). “Klaster Gowa ini sampai sekarang ini masih berkembang mereka yang terkonfirmasi positif,” ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini