PEKANBARU - Provinsi Riau dalam waktu dekat segera bisa melakukan uji sampel swab tenggorokan sendiri. Ini setelah alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sudah sampai di Riau.
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yopi menjelaskan, alat PCR nantinya akan difungsikan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
"Senin ini (20 April 2020) alat PCR sudah bisa digunakan. Ini akan sangat membantu penanganan Covid-19 di Riau," kata Indra Sabtu (18/4/2020).
Baca Juga: Pasien Positif Corona di Sumbar Bertambah 9, Seluruhnya dari Kota Padang
Selama ini, untuk melakukan uji labarotorium swab pasien, Pemerintah Provinsi Riau bergantung dengan Pemerintah Pusat. Hasil swab dari pasien di Riau selama ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sehingga menjadi kendala tim medis di Riau untuk melakukan tindakan terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Tidak jarang, banyak PDP yang meninggal karena tidak diberi tindakan komprehensif.
Dengan adanya PCR di Riau, maka akan memangkas waktu. Di mana, kalau dikirim ke Jakarta hasil swab baru diketahui 14 hari. Namun, jika sudah melakukan pemeriksaan sendiri, dua sampai tiga hari sudah diketahui hasilnya.
"Kalau untuk menangani kasus corona, dokter tidak bisa berandai-andai. Harus ada hasil diagnosa. Misal, PDP kita beri obat khusus Covid ternyata nanti hasil swabnya negatif ini kan berbahaya. Setelah ada PCR sendiri, dua atau tiga hari hasilnya keluar. Jika negatif PDP langsung pulang, jika positif dipindahkan," tegasnya.
Baca Juga: Tak Setop KRL Selama PSBB, Kemenhub Akan Evaluasi Secara Berkala
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.