Sumbangsih Universitas Gunadarma untuk Negeri Lawan Pandemi COVID-19

Wilda Fajriah, Okezone · Rabu 22 April 2020 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 65 2202605 sumbangsih-universitas-gunadarma-untuk-negeri-lawan-pandemi-covid-19-XwVJLSPTsQ.jpg Universitas Gunadarma (Foto: Ist)

DEPOK - Saat ini, Pemerintah mengajak segenap lapisan masyarakat bahu-membahu memerangi COVID-19, termasuk kalangan perguruan tinggi turut serta berkontribusi dalam melawan dan mengatasi dampak dari pandemi virus corona atau COVID-19 ini.

Sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Gunadarama pun secara aktif mengambil peran sebagai sumbangsih terhadap negara dan bangsa. Sumbangsih itu ditunjukkan dengan keberhasilan membuat Ventilator berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).

Ventilator karya anak bangsa itu, dicetus oleh Ir Yohanes Kurnia, pendiri sekolah robot yang juga merupakan salah satu mahasiswa pascasarjana Universitas Gunadarma. Tiga fakultas yang terlibat dalam pembuatan ventilator ini yakni Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi.

Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma, Prof. Dr.-Ing. Adang Suhendar menjelaskan cara kerja ventilator yang telah dibuat sudah bersifat mobile dan juga bisa dipakai dalam kondisi yang digunakan sesuai kondisi pasien.

“Alat ini akan menyesuaikan kebutuhan pasien apakah mengalami kelainan nafas ataupun gagal nafas, dimana nantinya ventilator ini akan berkerja semi-automatic dan bisa terkontrol secara otomatis berdasarkan sensor yang dipasang,” ujarnya.

Seperti diketahui, pasien terpapar corona harus menjalani perawatan dan membutuhkan ventilator yang cukup dalam membantu penyembuhannya. Fungsi, ventilator sangat krusial, mengingat virus corona menyerang sistem pernapasan dan paru-paru penderitanya.

“Kami ingin membantu teman-teman kedokteran yang membutuhkan Ventilator yang diperuntukan bagi pasien terpapar virus COVID-19, saya bersama Universitas Gunadarma telah menyelesaikan desain konsep system ventilator yang low cost ini dengan material hampir semuanya dari dalam negeri agar dapat diproduksi dengan cepat, singkat, dan efisien” ujar Yohanes.

Selain mencptakan ventilator, Universitas Gunadarma juga berkontribusi dengan memproduksi hand sanitizer dan disinfektan sebagaimana disampaikan Kepala Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi BAPSI Gunadarma Universitas Prof Budi Hermana.

“Dalam konteks penyiapan berbagai sarana kesehatan untuk pencegahan penyabaran virus corona, kami telah memproduksi ketersediaan hand sanitizer dan disinfektan, yang kini cukup langka dan harganya melambung tinggi,” jelasnya.

Dengan Laboratarorium Farmasi yang dimiliki, Universitas Gundarma memproduksi hand sanitizer dan disinfektan tersebut dari bahan baku serta pasukan dari mitra-mitra kesehatan yang diperuntukan untuk kalangan sendiri maupun didistribusikan kepada masyarakat luas.

Tak cukup sampai di situ, melalui Fakultas Farmasi dan Fakultas Kebidanan menjadi ujung tombak Gundarma, juga menjalankan protokol kesehatan memberikan edukasi kepada public, khususnya lingkungan Universitas Gunadarma terkait pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat. (cm)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini