Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer Pertamanya ke Orbit

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 22 April 2020 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 18 2203313 iran-sukses-luncurkan-satelit-militer-pertamanya-ke-orbit-XDi8uChHxy.jpg Foto: Kementerian Pertahanan Iran.

DUBAI - Korps Garda Revolusi Iran pada Rabu (22/4/2020) mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil meluncurkan satelit militer pertama negara itu ke orbit. Peluncuran itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir dan rudal Teheran. 

Para pejabat AS mengatakan mereka khawatir teknologi balistik jarak jauh yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit juga dapat digunakan untuk meluncurkan hulu ledak nuklir. Teheran menyangkal pernyataan AS bahwa kegiatan semacam itu adalah kedok untuk pengembangan rudal balistik dan mengatakan tidak pernah mengejar pengembangan senjata nuklir.

“Satelit militer pertama Iran, Noor, diluncurkan pagi ini dari gurun Iran tengah. Peluncuran berhasil dan satelit mencapai orbit," demikian dilaporkan televisi pemerintah sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (21/4/2020).

Satelit itu, yang dinamakan Noor, atau "Cahaya", mengorbit setinggi 425 km di atas permukaan bumi, kata Garda revolusi dalam sebuah pernyataan di situs web mereka.

Garda mengatakan mereka menggunakan Qased, atau "Pembawa Pesan", pembawa satelit untuk meluncurkan Noor, tanpa memberikan rincian teknologi.

"Peluncur satelit Qased tiga tahap menggunakan kombinasi bahan bakar padat dan cair," katanya.

Rekaman televisi menunjukkan bahwa pembawa satelit itu dihiasi dengan tulisan doa yang sering dilafalkan oleh umat Islam ketika bepergian: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan ini kepada kita, karena kita tidak akan pernah bisa melakukannya dengan usaha kita sendiri".

Amerika Serikat berargumen bahwa peluncuran semacam itu oleh Iran melanggar Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB, yang menyerukan kepada Teheran untuk tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik yang mampu mengirimkan senjata nuklir, termasuk peluncuran menggunakan teknologi tersebut.

Iran mengatakan program luar angkasanya adalah untuk tujuan damai dan telah menolak seruan Washington untuk mengakhiri program misilnya.

"Tindakan ini akan menjadi sukses besar dan perkembangan baru di bidang ruang angkasa untuk Iran Islam," demikian disampaikan Garda Revolusi dalam pernyataannya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini