Balas Ancaman Trump, Iran Tak Ragu Hancurkan Kapal AS yang Serang Kapalnya

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 24 April 2020 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 24 18 2204091 balas-ancaman-trump-iran-tak-ragu-hancurkan-kapal-as-yang-serang-kapalnya-Xo0iOH4jhg.jpg Foto: Reuters.

TEHERAN – Komandan Korps Garda Revolusi menegaskan bahwa Iran tidak akan ragu membalas jika Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menyerang kapal-kapal Iran mana pun. Hal itu disampaikan Mayor Jenderal Hossein Salami sebagai respons atas ancaman serupa yang dilontarkan Presiden AS, Donald Trump.

"Saya telah memerintahkan pasukan angkatan laut kami untuk menghancurkan pasukan angkatan laut Amerika di Teluk Persia yang mengancam keamanan militer Iran atau kapal-kapal non-militer," kata Mayjen Salami pada Kamis (23/4/2020), seperti dikutip oleh Kantor Berita Tasnim.

Salami menanggapi komentar Trump, yang pada Rabu (22/4/2020) mengatakan bahwa ia telah mengeluarkan perintah untuk "menghancurkan semua kapal perang Iran jika mereka mengganggu kapal kami (AS) di laut."

Pekan lalu, Angkatan Laut AS menuduh kapal perang Iran melakukan manuver dengan cara "berbahaya dan provokatif" di dekat kapal-kapalnya di Teluk Persia. Teheran menolak klaim ini, mengatakan kapal patroli harus mencegat dan memantau kapal-kapal Amerika karena mereka melanggar protokol maritim saat bernavigasi di daerah tersebut.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat secara dramatis pada Januari setelah salah satu komandan militer Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, terbunuh dalam serangan udara AS di Irak. Washington menuduh Soleimani merencanakan serangan teroris terhadap personil militer dan diplomat Amerika.

Teheran membalas serangan AS tersebut dengan meluncurkan rudal di dua lokasi militer di Irak, yang menampung pasukan AS. Serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa di tanah, dengan para analis mengatakan pada saat itu bahwa serangan itu mungkin unjuk kekuatan dan tidak dimaksudkan untuk membunuh tentara.

Para pejabat AS dan Iran secara rutin bertukar ancaman, saling memperingatkan akan segera terjadi pembalasan dalam menanggapi potensi agresi militer.

Pada Januari, Trump mengatakan bahwa Pentagon telah memilih 52 target di wilayah Iran, yang akan diserang jika Iran menargetkan "setiap aset Amerika atau Amerika." Dalam nada yang sama, Teheran telah sering memperingatkan bahwa itu akan menanggapi ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan AS atau Angkatan Lautnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini