6 Hari Pelaksanaan PSBB, Polda Banten Keluarkan 2.833 Surat Teguran

Muhammad Rosyadi, Okezone · Jum'at 24 April 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 24 340 2204300 6-hari-pelaksanaan-psbb-polda-banten-keluarkan-2-833-surat-teguran-1wb6p2evpD.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

SERANG - Jajaran Polda Banten mengeluarkan sebanyak 2.833 teguran kepada pengendara kendaraan, sejak hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya hingga hari ini.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan, dari hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kabupaten Tangerang yang merupakan wilayah hukum Polda Banten di 6 lokasi check point tercatat sebanyak 2.833 pengendara melanggar aturan atau ketentuan yang berlaku pada penerapan pelaksanaan PSBB.

Enam lokasi check point pelaksanaan PSBB kabupaten Tangerang dalam wilkum Polresta Tangerang Polda Banten yakni di Pasar Kamis Perbatasan - Jatiuwung, Kota Tangerang. Jambe di perbatasan Kab. Bogor. Solear di perbatasan - Maja, Kab. Lebak, Jayanti di perbatasan - Cikande, Kab. Serang. Kronjo di perbatasan Tanara, Kab. Serang dan di Citra Raya Cikupa.

 PSBB

"Pelangaran yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB yang dilakukan warga adalah, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili," kata Edy kepada wartawan. Jumat (25/4/2020).

Agar tidak mengulanginya, masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB diberikan teguran atau sanksi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, baik itu KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain.

"Tetru kami terus memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran agar dapat mematuhi peraturan PSBB dalam upaya percepatan penanganan Covid-19," ujarnya.

Selama penerapan PSBB, pihak Kepolisian Polda Banten bersama TNI, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini