Nadiem Imbau Semua Pihak Belajar dari Covid-19 untuk Antisipasi Bencana Lain

Rani Hardjanti, Okezone · Senin 04 Mei 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 65 2208928 nadiem-imbau-semua-pihak-belajar-dari-covid-19-untuk-antisipasi-bencana-lain-af0B5ptAmO.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyatakan ada tantangan terbesar dalam menghadapi perubahan drastis akibat pandemi virus corona (covid-19) ini. Salah satunya terus menggunakan akal sehat dalam menyaring berbagai informasi yang datang.

Ia mengungkapkan sangat mudah mencari "kambing hitam" untuk disalahkan terkait pandemi corona. Padahal, kondisi saat ini sudah sering disampaikan oleh para ilmuwan sejak lama.

Baca juga: Pandemi Corona, Nadiem Ajak Guru dan Orangtua Optimalkan Belajar via Teknologi 

"Yang terpenting kita belajar dari pengalaman (pandemi) ini, dan kita bisa mengantisipasi bencana-bencana lain di masa depan," ungkap Nadiem dalam keterangannya, Sabtu 2 Mei 2020.

Dia menjelaskan, sektor pendidikan akan merespons situasi ini dengan melakukan penguatan pada pembelajaran sains atau ilmu pengetahuan alam.

Ilustrasi virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Nadiem menyebut bahwa kini tugas guru sekolah adalah mendekatkan siswa dengan sains yang disertai contoh-contoh lebih konkret, jangan hanya memberikan penjelasan teoritis.

"Contoh, menggunakan konsep biologi untuk menjelaskan tentang covid-19. Kita harus mengajarkan anak dengan cara menyenangkan, tidak teoritis saja, tentang bagaimana sains membantu manusia," terangnya.

Nadiem juga mengingatkan bahwa saat ini semua individu maupun organisasi saling terhubung dan memiliki ketergantungan.

"Jadi, solidaritas kita sebagai satu kemanusiaan global itu luar biasa pentingnya," imbuhnya.

Baca juga: 7 Tips ala Mendikbud Atasi Stres saat Belajar dan Mengajar di Rumah 

Pandemi Covid-19, lanjut Nadiem, juga menunjukkan ketimpangan sosial, ekonomi, dan infrastruktur di Indonesia, sehingga semakin memperjelas perlunya bantuan ataupun penanganan khusus terhadap beberapa daerah di Indonesia.

"Saya mendengar mengenai berbagai macam kesulitan orang-orang untuk sekolah dan guru-guru untuk belajar melalui jarak jauh," ujarnya.

Oleh karena itu, tegas dia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan berbagai perbaikan sistem pembelajaran. Salah satunya inisiatif program Belajar dari Rumah melalui program TVRI bagi guru serta murid yang tidak memiliki jaringan internet.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini