nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disdik Klaten Akan Sampaikan Materi Pelajaran Lewat Siaran Radio

Agregasi Solopos, · Selasa 05 Mei 2020 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 05 65 2209651 disdik-klaten-akan-sampaikan-materi-pelajaran-lewat-siaran-radio-5OvS3FcKjK.jpg Ilustrasi siswa sekolah. (Foto: Dok Okezone)

KLATEN – Kepala Dinas Pendidikan Klaten Wardani Sugiyanto mengatakan materi untuk siswa-siswi yang belajar dari rumah akan disampaikan melalui Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten. Pembelajaran lewat radio ini diterapkan untuk mata pelajaran noneksak. Saat ini pihaknya masih menyusun jadwal pembelajaran yang bakal disiarkan tersebut.

Pembelajaran itu melengkapi model pembelajaran daring yang digulirkan sejak terjadinya pandemi corona virus disease (covid-19). Pada pertengahan pekan ini ditargetkan pembelajaran via radio sudah diuji coba.

"Untuk durasi kami mengusulkan dari pukul 08.00 sampai 11.00 WIB. Namun, bagaimana pengaturannya nanti akan dibahas lebih lanjut. Sebab, masing-masing sekolah juga sudah menjalankan pembelajaran daring. MGMP sudah kami kumpulkan dan kami minta menyiapkan materi pembelajaran yang akan disiarkan," jelas Wardani, Selasa (5/5/2020), dikutip dari Solopos.

Ia menerangkan, materi pembelajaran lewat radio itu khusus untuk mata pelajaran noneksak seperti pendidikan agama, bahasa Indonesia, seni budaya, dan PPKn. Selain itu metode pembelajaran serupa juga bisa diterapkan untuk mendukung kegiatan pesantren kilat.

Pembelajaran via radio tersebut, lanjut dia, baru diuji coba untuk tingkat SMP. Rencananya juga bakal diterapkan di tingkat SD.

"Baru kami uji coba di tingkat SMP. Nanti SD juga (pembelajaran via radio)," ungkapnya.

Wardani menyatakan pembelajaran lewat radio dipilih lantaran dinilai lebih hemat. Kemudian metode ini bisa melatih para siswa dalam menyimak.

"Radio itu tinggal diputar saja. Selain itu, pembelajaran via radio melatih anak-anak untuk belajar mendengarkan," urai dia.

Ditanya rencana pembelajaran melalui live streaming Youtube, Wardani mengatakan urung digulirkan lantaran menuai protes. Padahal, rencananya pembelajaran itu dilaksanakan mulai Senin 4 Mei.

Ia mengatakan, salah satunya alasannya yakni pembelajaran via streaming dinilai boros kuota internet. Sebab, pembelajaran itu bergulir untuk dua mata pelajaran setiap harinya dengan durasi pukul 08.00–09.00 serta 10.00–11.00 WIB.

"Pembelajaran melalui live streaming itu sebenarnya untuk mata pelajaran tertentu yang membutuhkan penjelasan secara praktik dan disampaikan melalui visual seperti IPA. Namun untuk sementara tidak kami jalankan karena pengalaman kemarin justru banyak ditentang. Kalau memang pembelajaran butuh penjelasan secara visual, bisa dibikin video dengan waktu dipersingkat," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan untuk sementara pembelajaran dari rumah berlangsung sampai 15 Mei. Masa pembelajaran tersebut mungkin saja kembali diperpanjang.

Sementara Kepala RSPD Klaten Tri Nugroho Pujo Warono mengatakan materi pembelajaran lewat radio seluruhnya disiapkan Disdik Klaten.

"Dari kami menyiapkan media pembelajaran melalui radio. Secara prinsip kami siap membantu proses pembelajaran melalui radio," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini