nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyandang Tunarungu, Putra Dewi Yull Lulus Cum Laude dari Universitas di New York

Rani Hardjanti, Okezone · Selasa 12 Mei 2020 14:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 12 65 2212899 penyandang-tunarungu-putra-dewi-yull-lulus-cum-laude-dari-universitas-di-new-york-GRhMkyO7AR.jpg Surya Sahetapy lulus dari kampus di New York dengan predikat cum laude. (Foto: Instagram @suryasahetapy)

JAKARTA – Surya Sahetapy, putra ketiga dari artis senior Dewi Yull, baru saja lulus dari jurusan Associate of Science in Applied Liberal Arts-Immersions: ASL and Deaf Studies di Rochester Institute of Technology New York.

Surya yang diketahui menyandang tunarungu ini lulus dari program pendidikan setara D-3 tersebut dengan peringkat terbaik Cum Laude.

"Alhamdulillah ya Allah. Aq diberi upah berkah Ramadhan. Berkat doa dan dukungan keluarga besar, sahabat semua, anakku nomor 3 @suryasahetapy telah menyelesaikan Associate of Science in Applied Liberal Arts-Immersions: ASL and Deaf Studies dengan gelar Cum Laude (sistem yang berbeda kalau di Indonesia sama dengan D3 ) di Rochester Institute of Technology New York dengan predikat Cum Laude," tulis Dewi Yull melalui akun Instagram-nya @dewiyullofficiall, seperti dikutip Okezone, Selasa (12/5/2020).

View this post on Instagram

1997-2000: TK Kicau, Bintaro 2000-2002: TKLB Pangudi Luhur 2008: Lulus SDLB di @slb_b_pangudiluhur 2011: Lulus SMP Umum @smppjbintaro — diterima di SMA PJ, Bakti Mulya 400 dan HS Kak Seto 2014: Lulus SMA dengan Paket C @hskakseto — diterima di Sampoerna University dan Universitas Brawijaya & gagal diterima di Gallaudet University dan Universitas Indonesia 2016: Pertukaran pelajar di US, mengunjungi Gallaudet University, @UnitedNations, RIT dll. 2017: Mengundurkan diri sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam program double degree di @sampoerna.university & @lonestarcollege 2018: Ikut program beasiswa studi singkat di University of Sydney, Australia @sydney_uni 2018: Diterima di Rochester Institute of Technology (APPLA LIBERAL ARTS) dan gagal masuk di University of Wolverhampton, di Inggris (Jurusan: Deaf & Social Policy) Desember 2019: Menyelesaikan Associate of Science in Applied Liberal Arts — Immersions: ASL & Deaf Studies dengan gelar Cum Laude di @ritntid Mei 2020: Wisuda Mei 2021: Menyelesaikan Bachelor of Science in International-Global Studies dan Wisuda. @rittigers Amin! 2021: Semoga diterima di salah satu universitas di Inggris, Belanda, Indonesia, Australia atau Selandia Baru 2022-2045: Harus bisa jadi peneliti Tuli, dosen Tuli, guru Tuli, pengembang kurikulum Tuli, kepala sekolah Tuli atau Educational Policy Analyst . . Terima kasih atas doanya teman-teman! Nanti sore akan ada Virtual Graduation Celebration waktu New York. Selamat juga untuk teman-teman Tuli Indonesia yang lulus D3, S1 dan S3 tahun ini! #RITNTIDgrad2020

A post shared by Surya (@suryasahetapy) on

Ia menyatakan masih ada perjuangan satu tahun lagi bagi Surya untuk meraih gelar S-1. Langkah tersebut pun akan terus dijalani.

"Masih perjuangan 1 tahun lagi In shaa Allah untuk menyelesaikan pendidikan S1-nya. Semua atas izin Allah. Masih awal perjuangan. Mohon doa sahabat semua," lanjutnya.

Sementara Surya Sahetapy sendiri bersyukur atas kelulusan ini. Ia juga berterima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang membantu pendidikannya.

"Terima kasih atas doanya teman-teman! Nanti sore akan ada Virtual Graduation Celebration waktu New York. Selamat juga untuk teman-teman Tuli Indonesia yang lulus D-3, S-1, dan S-3 tahun ini! #RITNTIDgrad2020," tulis @suryasahetapy.

Tidak lupa, Surya juga turut menyematkan riwayat pendidikannya selama ini. Mulai tingkat sekolah dasar hingga universitas.

Verified

1997-2000: TK Kicau Bintaro

2000-2002: TKLB Pangudi Luhur

2008: Lulus SDLB di @slb_b_pangudiluhur

2011: Lulus SMP Umum @smppjbintaro - diterima di SMA PJ, Bakti Mulya 400, dan HS Kak Seto

2014: Lulus SMA dengan Paket C @hskakseto - diterima di Sampoerna University dan Universitas Brawijaya dan gagal diterima di Gallaudet University dan Universitas Indonesia.

2016: Pertukaran pelajar di US, mengunjungi Gallaudet University, @UnitedNations, RIT dll.

2017: Mengundurkan diri sebagai mahasiswa pendidikan bahasa Inggris dalam program double degree di @sampoerna.university dan @lonestarcollege

2018: Ikut program beasiswa studi singkat di University of Sydney Australia @sydney_uni

2018: Diterima di Rochester Institute of Technology (APPLA LIBERAL ARTS) dan gagal masuk University of Wolverhampton di Inggris (jurusan Deaf and Social Policy)

Desember 2019: Menyelesaikan Associate of Science in Applied Liberal Arts - Immersions: ASL and Deaf Studies dengan gelar Cum Laude di @ritntid

Mei 2020: Wisuda

Mei 2021: Menyelesaikan Bachelor of Science in International-Global Studies dan Wisuda. @rittigers Amin!

2021: Semoga diterima di salah satu universitas di Inggris, Belanda, Indonesia, Australia, atau Selandia Baru.

2022-2045: Harus bisa jadi peneliti tuli, dosen tuli, guru tuli, pengembang kurikulum tuli, kepala sekolah tuli, atau Educational Policy Analyst

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini