Share

Penjara 3 Tahun Tidak Memakai Masker di Qatar

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 18 Mei 2020 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 18 2215960 penjara-3-tahun-tidak-memakai-masker-di-qatar-82JUcmLmik.jpg Pekerja mengenakan masker di Doha, Qatar. (Foto/AFP)

DOHA - Meninggalkan rumah tanpa masker bisa dipenjara selama tiga tahun di Qatar. Para pelanggar juga akan dikenakan denda hingga USD55.000 (sekira Rp 820 juta). 

Banyak pemerintah di seluruh dunia telah mengamanatkan penggunaan masker wajah untuk mencegah penyebaran coronavirus baru, tetapi hanya sedikit yang mengancam hukuman penjara karena melanggar perintah. 

Kebijakan baru itu adalah bukti bahwa sistem perawatan kesehatan Qatar hampir runtuh dan kepemimpinan negara itu sangat prihatin dengan jumlah kasus virus corona, kata para ahli menguti Al Arabiya, Senin (18/5/2020). 

Tiga tahun hukuman penjara bagi mereka yang tidak mengenakan masker di tempat-tempat umum "menunjukkan sistem kesehatan Qatar telah mencapai titik kehancuran," menurut kolumnis politik Bahrain Abdullah Junaid. 

"Para menteri kesehatan GCC [Dewan Kerjasama Teluk] harus siap menghadapi kemungkinan seperti itu, karena prosesnya semakin cepat," kata Junaid kepada Al Arabiya English. 

Pakar Varsha Koduvayur mengatakan kebijakan "sangat ketat" menandakan tingkat kekhawatiran Qatar tentang pertumbuhan eksponensial dalam kasus coronavirus di negara itu. 

Qatar sejauh ini telah mencatat lebih dari 30.000 kasus COVID-19 . Dengan jumlah penduduk sekitar 2,7 juta orang, negara Teluk ini memiliki jumlah kasus yang dilaporkan per kapita tertinggi di dunia. 

"Langkah ini menandakan kekhawatiran pihak berwenang Qatar tentang banyaknya kasus yang dihadapi emirat," kata Koduvayur, seorang analis riset senior di Lembaga Pengamat Kebijakan Defense of Democracies, yang berbasis di Washington. 

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini