Kesurupan Diteliti Secara Ilmiah, Dosen Ini Lulus S3

krjogja.com, · Senin 18 Mei 2020 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 65 2215818 kesurupan-diteliti-secara-ilmiah-dosen-ini-lulus-s3-9AaeaoqzNb.jpg Siswanto meraih gelar doktor setelah disertasinya membahas soal kesurupan (Foto : KR Jogja)

SEMARANG - Siswanto, seorang dosen fakultas psikologi Unika Soegijapranata belum lama ini dinyatakan lulus S3 (doktor) Program Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Topik disertasi Dr Siswanto ini dianggap unik karena membahas tentang kesurupan secara ilmiah dari sisi ilmu psikologi dan keyakinan agama.

Siswanto menjelaskan topik disertasinya adalah “Konstruksi Keyakinan Agama Personal Pada Individu Yang Pernah Mengalami Gangguan Kesurupan”. Tema disertasi diakuinya berbau supranatural dan tidak umum sehingga awalnya dirinya mengalami kesulitan terkait sumber data, teori, dan penguji.

Berkat usaha keras akhirnya disertasi dengan promotor Prof Subandi MA PhD dan Dr Ira Paramastri MSi sebagai co-promotor, bisa lanjut dan lulus A saat ujian.

“Tema kesurupan itu sifatnya bukan supranatural tetapi memang bisa dilihat dari sisi ilmiah. Saya sering memberi kuliah, kuliah umum, seminar, dan pelatihan mengenai kesurupan dan penanganannya secara ilmiah di banyak perguruan tinggi di Indonesia," tuturnya.

Masyarakat Indonesia sebagian besar masih percaya dengan hal-hal yang sifatnya gaib, lalu kenyataan bahwa kebiasaan-kebiasaan tersebut tetap dilanggengkan padahal beberapa penanganannya justru kurang sehat. Saya berharap penelitian saya menjadi salah satu yang membuka wawasan orang Indonesia bahwa yang selama ini dianggap berbau magic dan supranatural itu sebenarnya secara psikologi juga ada penjelasannya secara ilmiah,” imbuhnya.

Baca Juga : Survei: Masyarakat Tidak Mampu Bertahan Lama dalam PSBB

Dirinya pun berharap orang bisa mulai belajar atau bersandar pada sains atau ilmu pengetahuan. Bahkan sebelum melakukan penelitian disertasi ini, Dr Siswanto juga sudah cukup lama melakukan penelitian di bidang kesurupan serta menangani klien-klien yang kesurupan. Tahun 2015 sewaktu mulai memasuki studi S-3, bukunya yang mengupas tentang kesurupan itu juga terbit masuk menjadi 100 besar buku terlaris.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini