nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangis Haru Warnai Pertemuan 3 Eks Teroris dengan Keluarganya di Tasikmalaya

Asep Juhariyono, iNews · Kamis 21 Mei 2020 09:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 21 525 2217423 tangis-haru-warnai-pertemuan-3-eks-teroris-dengan-keluarganya-di-tasikmalaya-qAoSvQzv89.jpg Eks napi teroris bertemu keluarganya (iNewsTV/Asep)

TASIKMALAYA - Suasana haru diiringi tangisan mewarnai pertemuan tiga mantan narapidana kasus terorisme (napiter) yang baru bebas dari Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur dengan keluarganya di belakang Mapolres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, Rabu 20 Mei kemarin.

Tiga eks napiter berinisial Ag (21), An (41), dan Dn (49) dinyatakan bebas setelah menjalani hukuman penjara selama dua tahun.

Mereka dipulangkan ke Tasikmalaya dan dipertemukan dengan anak dan istrinya. Tangi haru pecah dan mereka pun saling berpelukan untuk melepaskan rindu setelah dua tahun berpisah karena hukuman.

Sebelumnya, ketiga eks napiter dijemput tim Polres Tasikmalaya Kota bersama Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Lapas Cipinang. Tiba di di Polres Tasikmalaya Kota, Rabu sore, mereka langsung disambut oleh keluarga dengan suka cita.Ilustrasi

Para mantan napi teroris itu akhirnya dapat kembali berkumpul dan berbuka puasa bersama keluarganya. Bahkan mereka bertiga juga bertemu dengan para sahabat dan, buka puasa bersama ditemani langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto dan Waka Polres Kompol Riki Arisetiawan.

Anom mengatakan, polisi sengaja memfasilitasi kepulangan ketiga mantan napi teroris itu ke Tasikmalaya, dan Ketiganya langsung dipertemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah dinyatakan bebas murni.

"Kita harapkan mereka bisa kembali ke masyarakat dengan normal seperti warga normal lainnya," kata dia.

Sebelumnya diketahui, ketiganya ditahan karena kasus kerusukan di Markas Komando (Mako) Brigadir Mobil (Brimob) Depok, Jawa Barat, pada tahun 2018. Diduga kerusuhan itu disebabkan oleh para napi kasus terorisme.Ilustrasi

Anom mengimbau, agar masyarakat dapat menerima para mantan napi teroris itu. Sebab, lanjut dia, ketiga orang tersebut sudah menjalani hukuman selama dua tahun dan dinyatakan bebas murni.

Ia menambahkan, polisi akan terus berusaha mendorong dan mengawal agar proses adaptasi para mantan napi teroris itu dengan masyarakat berjalan lancar. "Saya yakin mereka bisa kembali dan berbaur untuk bergabung dengan masyarakat," kata dia.

Selain itu, menurut Anom, polisi akan memfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan kehidupannya para mantan napi teroris itu setelah mereka benas, terutama dalam pemenuhan kebutuhan mereka.

"Kita juga akan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya. Barang kali ada program tertentu untuk meningkatkan ekonomi mereka," kata Anom.

Sementara itu, fasilitator sekaligus sesama mantan napiter, Anton Hilman mengaku selama ini pihaknya telah mendirikan sebuah yayasan untuk memfasilitasi dan menyosialisasikan mereka agar mereka bisa kembali lagi ke masyarakat.

Pihaknya pun selama ini bergerak dalam merubah pemahaman radikalisme kembali ke ajaran agama yang benar.

"Karena yayasan kami, Ansharul Islam, didirikan untuk membantu mantan napiter dan keluarganya, karena kami juga dulunya kita sama seperti mereka mantan napiter. Kami sudah merubah pemahaman radikal. Kami bentuk sebuah yayasan dan dipercaya menjembatani atau bersosialisasi kepada mereka dan masyarakat," pungkasnya. Dan yayasan Ansharul Islam.

Sementara itu salah satu mantan napiter Dn, dirinya berterimakasih pada jajaran kepolisian karena sejak awal mulai dari pembesukan untuk keluarga yang akan membesuk ke lapas cipinang dan penjemputan saat bebas terus dibantu dan difasilitasi oleh Jajaran Kepolisian, Polres Tasikmalaya Kota. Dan hal senada juga diungkapkan napiter lainnya AG,

"Alhamdulillah dr pihak kepolisian selalu memperhatikan bahkan dr kunjungan selalu difasilitasi dan jg keluarga kami di urus sama pihak kepolisian bahkan sekarang penjemputan juga dilakukan sama pihak kepolisian, terima kasih yang sebanyak banyaknya buat kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini