nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Ungkap Herd Immunity Konsep 'Berbahaya' untuk Tangani Pandemi Corona

Ahmad Luthfi, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 11:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 22 18 2217909 who-ungkap-herd-immunity-konsep-berbahaya-untuk-tangani-pandemi-corona-txEzyGKnqW.jpg (Foto: NDTV)

JAKARTA - Istilah Herd Immunity semakin populer beberapa waktu belakangan ini. Herd immunity terjadi ketika sekelompok orang dalam satu komunitas kebal terhadap penyakit menular.

Dengan demikian, penyebaran penyakit tersebut diharapkan bisa terhenti. Wacana ini sempat menimbulkan protes keras dari sejumlah kalangan termasuk para ilmuwan.

Sebagian orang beranggapan herd immunity bukanlah ide baik, bahkan dapat meningkatkan jumlah korban jiwa secara signifikan.

World Health Organisation (WHO) telah mengutuk konsep "berbahaya" kekebalan kawanan (herd immunity) untuk mengelola pandemi coronavirus, dikutip Independent.

Dr Michael Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO mengatakan, salah jika berpikir bahwa negara dapat "secara ajaib" membuat populasi mereka kebal terhadap Covid-19.

Dilaporkan pada bulan Maret bahwa pemerintah Inggris berharap untuk mencapai kekebalan kawanan dengan membiarkan virus masuk melalui populasi. Sekretaris kesehatan Matt Hancock membantah itu pernah menjadi bagian dari strategi pemerintah.

Dr Ryan mengatakan kepada konferensi pers di Jenewa, "Manusia bukan hewan ternak, dan, dengan demikian, konsep kekebalan kawanan umumnya dicadangkan untuk menghitung berapa banyak orang yang perlu divaksinasi dan populasi untuk menghasilkan efek itu."

Kekebalan kawanan adalah konsep epidemiologis yang biasanya digunakan untuk menggambarkan bagaimana suatu populasi dilindungi dari penyakit tergantung pada tingkat orang yang divaksinasi.

Misalnya, ketika antara 90 persen dan 95 persen populasi divaksinasi campak, ini sudah cukup untuk melindungi orang lain.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini