Masjid Nabawi Buka 31 Mei, Masjidil Haram Tetap Tutup

Rachmat Fahzry, Okezone · Kamis 28 Mei 2020 10:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 18 2220770 masjid-nabawi-buka-31-mei-masjidil-haram-tetap-tutup-c4lKKYv2E9.jpg Masjid Nabawi, Arab Saudi. (Foto/Muhammad Mahdi Karim/Wikimedia Commons)

MADINAH - Masjid Nabawi di Madinah diberikan lampu hijau untuk dibuka mulai 31 Mei.

Namun masjid di Makkah termasuk Masjidil Haram tetap tutup.

Sudah 2 bulan dua masjid suci, Masjid al-Nabawi dan Masjid Al Haram ditutup untuk umum karena virus corona.

Pemerintah Arab Saudi telah mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Umrah akan tetap ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah. Musim Umrah akan berakhir pada tanggal 15 Syawal 1441. Informasi tentang Haji 2020 akan segera tersedia.

Protokol setelah buka

Surat edaran yang dikeluarkan Menteri Urusan Islam, Sheikh Abdullatif bin Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Asheikh untuk staf masjid mengatakan, jendela dan pintu masjid harus terbuka setiap saat dan salinan Al Quran sementara waktu harus ditarik.

"Para jamaah harus menjaga jarak dua meter dan membiarkan satu baris ruang kosong di antara setiap baris," kata Sheikh Abdullatif dalam surat yang dilansir Arab News, Rabu (27/5/2020).

"Mereka juga harus memakai masker wajah setiap saat, membawa sajadah salat mereka sendiri dan melakukan wudhu di rumah."

Foto/Reuters

Para imam harus memastikan jamaah menghindari kerumunan saat memasuki dan keluar dari masjid dan anak-anak di bawah 15 tahun tidak diizinkan masuk.

Pendingin air dan distribusi makanan dan minuman tidak diizinkan, begitu juga dengan wangi-wangian dan miswak, yang digunakan untuk membersihkan gigi. Masjid juga harus menutup semua toilet dan tempat wudhu.

Instruksi mengikuti pengumuman lain di Kerajaan aspek pelonggaran lockdown, termasuk mengurangi jam malam dan memungkinkan lebih banyak pergerakan orang.

Staf surat edaran untuk masjid juga mengatakan bahwa program pendidikan dan menghafal Al Quran harus dilanjutkan dari jarak jauh secara daring hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Masjid yang lebih kecil dapat dibuka 15 menit sebelum sholat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai. Sementara masjid-masjid dengan kerumunan yang lebih besar dapat dibuka 20 menit sebelum salat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai, dan khotbah tidak boleh berdurasi lebih dari 15 menit.

Ziarah Haji dan Umrah, yang menarik jutaan pelancong dari seluruh dunia, akan tetap diskors sampai pemberitahuan lebih lanjut, kata kementerian itu. 

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini