Share

Tembus 2.633 Pasien Covid-19, Khofifah: Surabaya Jadi Zona Merah Tua

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 02 Juni 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 519 2223119 tembus-2-633-pasien-covid-19-khofifah-surabaya-jadi-zona-merah-tua-ZPvXmxs2KR.jpg Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Foto: Pemprov Jatim

SURABAYA - Warga Surabaya yang terkonfirmasi Covid-19 atau virus corona terus bertambah. Bahkan mencapai pada angka 2.633 yang terinfeksi. Dengan angka tersebut, Kota Surabaya tidak lagi menjadi zona merah, melainkan jadi zona merah tua.

Sedangkan daerah yang angka pasien covid berjumlah 513 sampai 1.024 warnanya merah maron. Sementara daerah yang jumlah pasien Covid-19 berada di bawah angka 513 berwarna merah biasa.

"Tadi ada yang tanya kok masuk hitam, kenapa di Surabaya kok masuk hitam, itu merah tua. Yang bikin pewarnaan ini mas dokter jibril, jadi ada warna-warna merah tua, ada merah maron, dan merah-merah biasa," terang Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Senin (1/6/2020) malam.

Menurut Khofifah, sebetulnya warna itu muncul dari angka yang terkonfirmasi Covid-19. Sehingga bisa dilihat berapa angka yang terkonfirmasi positif covid-19 dari warnanya.

Baca Juga: Jatim Kembali Catat Jumlah Kasus Baru Positif Covid-19 Terbanyak 

"Kalau misalnya Sidoarjo 513 sampai 1024, maka warnanya semakin tua. Kalau angka di atas itu, maka warnanya merah tua sekali. Kenapa ada perbedaan warna, karena melihat perbedaan secara kuantitatif, jadi yang terkonfirmasi positif di masing-masing daerah," papar Khofifah.

Khofifah menambahkan, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19. Seperti tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah harus memakai masker.

Baca Juga: 10 Daerah dengan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi di Jatim, Surabaya Paling Banyak

Kemudian melakukan physical distancing dan social distancing, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sebab sampai saat ini vaksin untuk Covid-19 masih belum ada.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini