Jelang New Normal, Hotel di Yogyakarta Siap Buka Lagi

krjogja.com, · Rabu 03 Juni 2020 15:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 03 510 2223961 jelang-new-normal-hotel-di-yogyakarta-siap-buka-lagi-mqsG1VVceC.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

YOGYAKARTA – Para pengusaha di Yogyakarta mengaku siap melakukan tatanan baru atau new normal setelah masa tanggap darurat Covid-19 DIY berakhir pada 30 Juni 2020. Mereka pun menekankan tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan dan keamanan yang tengah disiapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di DIY.

“Kami sepakat akan melakukan normal baru setelah masa tanggap darurat Covid-19 di DIY selesai. Jadi setelah masa tanggap darurat Covid-19 berakhir mudah-mudahan tidak ada tambahan kasus positif dan trennya semakin turun sehingga pelaksanaan tatanan baru di DIY bisa berjalan dengan baik,” tutur Wakil Ketua Umum Kadin DIY Gonang Djuliastono sebagai induk organisasi dunia usaha dan industri yang di DIY usai bersilahturahmi dengan Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan, seperti dilansir dari KRJogja, Selasa (2/6/2020).

Gonang mengatakan pelaksanaan tatanan baru tersebut harus ada SOP protokol kesehatan di masing-masing dunia usaha dan industri serta di lapisan masyarakat, dan harus sering disosialisasikan. Keberhasilan, tidak lepas dari kesadaran diri masing-masing, sehingga bisa membuat karakter dan perilaku berubah. Dunia usaha diharapkan bisa menyesuaikan dengan hal tersebut.

“Kalau kita berubah, otomatis masyarakat harus bisa berubah dengan baik karena terkait dengan ekonomi. Dengan demikian, sumber daya manusia (SDM) ekonomi yang diutamakan. Mudah-mudahan teman-teman bisa melaksanakan tatanan baru di tengah pandemi Covid-19 dan tidak akan menimbulkan masalah baru dengan munculnya gelombang kedua virus Korona di DIY,” tandasnya.

Sementara, Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono menyampaikan terdapat 47 hotel dan restoran dari total 469 hotel dan restoran yang tergabung di PHRI DIY buka kembali pada Juni 2020 ini. Hotel dan restoran di DIY yang beroperasional Juni 2020 ini merupakan masa latihan menuju tatanan baru dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai acuan utama.

“Kita tegas, hotel dan restoran yang ada di DIY harus mempersiapkan infrastruktur dan SDM sesuai protokol kesehatan. Sebelum siap, kita larang buka. Sebab infrastruktur membutuhkan biaya, SDM juga membutuhkan edukasi sesuai dengan protokol kesehatan dan yang paling penting menerpakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” kata Deddy.

Baca Juga : KPK Sita Uang, Dokumen hingga 3 Kendaraan saat Tangkap Nurhadi

Deddy menyarankan para tamu atau wisatawan yang menginap di hotel juga harus mengikuti protokol kesehatan. Kesiapan insfrastruktur dan SDM di hotel maupun restoran ini merupakan kunci utamanya sehingga jangan sampai justru menimbulkan klaster baru Covid-19 di DIY.

“Semoga kasus pandemi Covid-19 ini semakin rendah dan bisa berlalu sehingga bisa diterapkan The New Normal di DIY pada Juli 2020 mendatang. Tetapi tetap perlu kehati-hatian dan kewaspadaan yang ketat serta jujur dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tambah General Manager Hotel Ruba Grha Yogyakarta ini.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini