Putin Umumkan Keadaan Darurat Setelah 20.000 Ton Bahan Bakar Tumpah ke Sungai Siberia

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 18 2224345 putin-umumkan-keadaan-darurat-setelah-20-000-ton-bahan-bakar-tumpah-ke-sungai-siberia-vv2J13e40X.jpg Foto: TASS.

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan keadaan darurat di Kota Norilsk, Siberia, setelah 20.000 ton bahan bakar tumpah dari pembangkit listrik ke sungai terdekat.

Kelompok pecinta lingkungan menggambarkan insiden itu sebagai "bencana", sementara badan lingkungan Rusia Rosprirodnadzor mengatakan tingkat konsentrasi kontaminan di perairan terdekat telah mencapai puluhan ribu kali lipat dari yang diizinkan.

Kepala Kementerian Situasi Darurat Evgeny Zinichev mengatakan, pegawai stasiun pembangkit tenaga listrik pada awalnya mencoba membending tumpahan itu sendiri dan tidak melaporkan kejadian itu ke layanan darurat selama dua hari. Hal itu disampaikan Zinichev dalam pertemuan yang dipimpin Putin pada Rabu (3/6/2020).

"Jadi bagaimana, apa kita akan mengetahui tentang keadaan darurat dari media sosial sekarang? Apakah kamu baik-baik saja di sana?" kata Putin menegur Gubernur Krasnoyarsk, Alexander Uss dan manajer Perusahaan Energi Norilsk-Taimyr atas laporan yang tertunda itu. CNN melaporkan bahwa Putin mengetahui insiden tumpahan bahan bakar itu dari media sosial.

Komite Investigasi, badan penegak hukum tertinggi Rusia, pada Selasa (2/6/2020) mengatakan penyelidikan kriminal telah diluncurkan atas tumpahnya 20.000 ton bahan bakar diesel ke sungai Norilsk menyusul "dekompresi yang tidak dapat dijelaskan" dari tangki penyimpanan.

Menurut laporan TASS, Nornickel, induk perusahaan energi yang mengoperasikan pembangkit listrik itu mengatakan pondasi tangki penyimpanan kemungkinan tenggelam akibat pencairan lapisan es, menyoroti bahaya semakin meningkatnya suhu yang ditimbulkan oleh infrastruktur dan ekosistem Kutub Utara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini