Alasan Mentawai Pilih Perpanjang PSBB Ketimbang New Normal

Rus Akbar, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 340 2224390 alasan-mentawai-pilih-perpanjang-psbb-ketimbang-new-normal-LQHj8ERegk.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama dengan Pemkot Padang dan Pemkab Padang Pariaman, Sumatera Barat mempertimbangkan akan memilih memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan berakhir pada 7 Juni mendatang ketimbang new normal.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai Serieli BW, saat ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada umumnya sudah dapat dikendalikan. Salah satu indikatornya adalah jumlah orang yang telah dilakukan tracing dan pemeriksaan, baik secara rapid test maupun secara swab, terutama bagi pelaku perjalanan dari daerah terjangkit seperti dari Padang.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mentawai saat ini tinggal satu orang yang masih dirawat pasien positif covid-19 sementara lima orang lainnya sudah dinyatakan sembuh.

“Tetapi mengingat daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki akses langsung (lewat laut) dengan daerah zona merah (Padang) Pandemi Covid-19, maka tidak mungkin menerapkan tatanan normal baru jika Padang belum bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 sesuai standar WHO,” katanya yang ditulis lewat media sosial pada pukul 09.13, Kamis (4/6/2020).

Lanjut Serieli, dari diskusi antara gubernur dan bupati/walikota pada (3/6), Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai menyampaikan bahwa kondisi di daerah saat ini sangat tergantung dari kota Padang.

“Apabila kota Padang masih menerapkan PSBB, maka Mentawai akan mendukung dengan tetap menerapkan PSBB, terutama untuk pergerakan orang dari dan ke Padang. Jika Mentawai berjalan sendiri dengan tidak mengikuti kebijakan dari Kota Padang, maka ini akan berisiko tinggi bagi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai terutama dari PPT dari kota Padang,” terangnya.

Terkait dengan pergerakan dalam daerah sendiri, sedang dipertimbangkan untuk memberlakukukan relaksasi pelonggaran aktivitas masyarakat di berbagai bidang dengan tetap mengacu pada protokol tatanan normal baru produktif dan aman Covid.

“Tapi, keputusan apakah PSBB diperpanjang di Kabupaten Kepulauan Mentawai masih menunggu hasil rapat tanggal 7 Juni 2020 mendatang bersama Gubernur dan Bupati/Walikota serta kebijakan yang akan diambil oleh Kota Padang dalam penerapan PSBB atau New Normal,” pungkasnya.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini