Diterjang Hujan Deras, 1 Rumah Tergerus Banjir & Jalanan Tertutup Longsor

Amir Sarifudin , Okezone · Minggu 07 Juni 2020 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 340 2225898 diterjang-hujan-deras-1-rumah-tergerus-banjir-jalanan-tertutup-longsor-AExuSwUH98.jpg Longsor yang terjadi di Kota Balikpapan (foto: istimewa)

BALIKPAPAN - Hujan deras yang terjadi, di perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) RT 36 Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan menyebabkan longsor, karena diterjang arus air banjir dari arah perbukitan. Selain longsor juga terdapat genangan di pemukiman namun tidak berlangsung lama.

Kepala BPBD Balikpapan, Suseno mencatat titik genangan air terjadi di jalan utama seperti Jalan MT Hariyono depan TL BDS sampai dengan depan Simpang Jalan Beler, Jalan Asnawi Arbain depan Gedung Diklat Keuangan.

“Untuk pemukiman Jalan Manunggal RT 37 Kelurahan Damai Bahagia, Perum Posindo RT 34 Damai Bahagia, Perumahan warga di Sepinggan Dalam Sepinggan RT 35, Jalan Bunga Rampai Balikpapan Tengah,” kata Suseno, Minggu (7/6/2020).

Hujan juga membuat beberapa pemukiman alami longsor seperti Jalan Sudirman depan Pelabuhan Semayang, Prapatan Dalam RT 14 Prapatan, RT 03 Telaga Sari, Gunung Belah

 Illustrasi longsot

“Ada juga orang Hanyut korban Asnawi usia 61 tahun alamat jalan Perum Posindo, saat mau membeli martabak tiba-tiba korban terpeleset. Alhamdulilah korban selamat,” katanya.

Sedangkan pohon tumbang terjadi jalan Manuntung depan kantor DPU Kota Balikpapan Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Dua longsor yang cukup parah terjadi di RT 14 Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota yang merupakan daerah pemukiman dengan kemiringan yang cukup curam mengalami longsor sehingga bekas longsor menimpa bangunan di bawahnya. Selain itu juga terjadi di perumahan Posindo BDS, Balikpapan Selatan.

Dua lokasi ini ditinjau langsung wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud. Di BDS, Rahmad didampingi Kepala PU Yusri Ramli bersama jajarannya, Camat Balikpapan Kota dan Kabid Kedaruratan Logistik BPBD kota Balikpapan, Usman.

“Insyaallah ini bulan ini akan dijalankan diperbaiki termasuk di pelayaran, di prapatan, bisa usulkan dana tanggap darurat, Insyaallah segera,” kata Rahmad.

 

Menurutnya, bersama PU kota telah berkordinasi dengan RT dan tokoh masyarakat juga telah mencari jalan keluar seperti pembuatan bendali disekitar warga RT yang semalam rumahnya mengalami banjir bahkan rusak akibat terkena arus air.

“Teman-teman PU kajian memang design harus ada bendali disana, dan terkendala lahan tapi ini akan ditindaklanjuti teman-teman untuk pembebasan lahannya digunakan bendali sehingga air tidak langsung keluar tapi bisa diatur air,” jelasnya.

Rahmad juga meminta petugas di lapangan baik unsur RT, lurah, camat, BPBD untuk selalu mengingatkan warganya bahaya banjir terutama longsor yang mungkin terjadi terutama bagi yang tinggal di daerah kemiringan.

“Bencana seperti ini kan tidak bisa diprediksi tapi kita harus tetap waspada kalau hujan turun deras dan berpotensi longsor warga dan RT harus saling mengingatkan, ya mungkin mengungsi di rumah saudara dulu yang lebih aman,” ujarnya.

Sedangkan kasus longsor di pelayaran terjadi pengikisan tanah di bagian bukit ditambah jenis tanah berpasir sehingga terjadi longsor. Longsoran ini menutup jalan rumah warga.

“Teman-teman PU kita harapkan bisa membangun kembali agar warga bisa aman dan tidak was-was. Takutnya hujan longsor, kena rumah. Kita harapkan tidak ada korban,” katanya.

“Kita juga berdoa mudah-mudahan niat baik kita bersama, pemerintah tidak akan bisa mengatasi permasalahan kota kalau hanya sendiri tapi saya yaki kalau semua masyarakat ikut menjaga, stakeholder peduli tetap menjaga, mentaati yang dianjurkan pemerintah kita yakin bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Dari tinjauan ini pihaknya meminta agar warga menjaga lingkungan, tidak buang sampah sembarangan dan jangan menebanga pohon-pohon yang mengakibatkan pengupasan lahan yang berdampak pada longsor.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini