Cegah Covid-19, Rapid Test Massal Digelar di 14 Pasar Sleman

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 09 Juni 2020 18:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 09 510 2227108 cegah-covid-19-rapid-test-massal-digelar-di-14-pasar-sleman-khysUsX3mG.jpg Rapid Test Covid-19 di Pasar Prambanan. Foto: Sindonews

SLEMAN – Guna mencegah penularan virus corona di antara pedagang dan pembeli, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar rapid diagnostic test (RDT) atau tes cepat massal COVID-19 bagi pedagang dan petugas di 14 pasar tradisional yang tersebar 10 kecamatan, Selasa (9/6/2020).

Hasilnya diketahui 28 reaktif sehingga harus menjalani tes lanjutan. Tes serupa akan kembali digelar besok.

Sementara untuk hari ini, Rapid test yang dilakukan di 14 pasar dijalankan dengan metode setiap pasar diambil 50 pedagang, 10 petugas, serta tenaga kesehatan setempat.

RDT massal sebagai upaya memantau dan mengidentifikasi penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19.

Selain RDT, pada kesempatan itu juga dilakukan uji swab bagi pedagang di empat pasar, yaitu Pasar Prambanan, Condongcatur, Colombo, dan Godean. Masing-masing pasar di ambil 10 pedagang. Swab dilakukan terhadap pedagang di Pasar Prambanan, Condongcatur dan Colombo dilakukan di Balai Desa Condongcatur. Sedangkan bagi pedagang di Pasar Godean digelar di tempat itu juga.

Tercatat 710 orang yang mengikuti tes cepat tersebut. Dari jumlah itu, 28 diketahui hasilnya reaktif. Mereka yang reaktif sesuai prosedur akan menjalani isolasi di Asrama Haji DIY, Sinduadi, Mlati, Sleman, guna mengikuti uji Polymerase Chain Reaction (PCR) guna memastikan positif atau negatif COVID-19.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman Savitri Nurmala Dewi mengatakan, meski ada yang reaktif, tapi pihak tidak akan menutup pasar tradisonal tersebut. Sebagai tidak lanjut, pemkab akan melakukan penyemprotan desinfektan dua kali sehari di pasar itu sampai masa hidup virus diperkirakan mati.

Baca Juga: Mahasiswa Luar Daerah Masuk Sleman saat Pandemi Covid-19, Ini Prosedurnya

"Sebanyak 14 pasar tersebut akan tetap beroperasi," kata Evi, panggilan Savitri Nurmala Dewi sebagaimana dikutip dari Sindonews pada Selasa (8/6/2020).

Evi menjelaskan, bagi pedagang yang non-reaktif COVID-19, akan kembali mengikuti RDT tahap dua yang dilaksanakan besok, Rabu (17/6/2020).

"Mengenai hasil swab, hasilnya menunggu tiga hari lagi, setelah itu masih menunggu lagi hasil swab yang kedua, untuk memastikan positif atau negatif COVID-19. Jadi swab ini dua kali proses," katanya.

 

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini