Satu Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Cilegon Belum Mau Tutup Pasar Kranggot

Muhammad Rosyadi, Okezone · Senin 15 Juni 2020 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 340 2230059 satu-pedagang-positif-covid-19-pemkot-cilegon-belum-mau-tutup-pasar-kranggot-w7p3fdxq11.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

CILEGON - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Cilegon menginformasikan salah satu pedagang di Pasar Kranggot terkonfirmasi positif Covid19. Meski begitu, aktivitas di Pasar Kranggot tidak akan dihentikan atau ditutup.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Aziz Setia Ade mengatakan, satu pedagang sayur berinisal AS berusia 33 tahun terkonfirmasi positif.

"Sebelumnya saudara AS melakukan rapid test yang hasilnya reaktif. Kemudian, pada 10 Juni saudara AS melakukan Swab di Puskesmas Jombang. Pada tanggal 13 Juni hasil PCR Laboratorium Kimia Farma menyatakan positif Covid19," ujar Aziz kepada Okezone.

Warga Panggung Rawi, Kecamatan Jombang itu saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta untuk penanganan lebih lanjut oleh Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid19 di Pasar Kranggot, Gugus Tugas sudah melakukan rapid test kepada 733 orang, dengan hasil 2 orang reaktif, dan Non-Reaktif 731 orang. "Dua orang yang hasilnya reaktif salah satunya AS, dan hasil PCR AS dinyatakan positif," kata Aziz.

Meski sudah ada salah satu pedagang terkonfirmasi positif, Pemkot Cilegon belum memutuskan untuk menutup Pasar Kranggot. Hanya memperketat protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan.

"Iya benar (hanya mempertegas protokol kesehatannya belum memutuskan menutup pasat)," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini