Putus Mata Rantai Covid-19 di Pasar, Khofifah Selangkah Lebih Maju dari Anies

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 15 Juni 2020 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 340 2230455 putus-mata-rantai-covid-19-di-pasar-khofifah-selangkah-lebih-maju-dari-anies-lHXwOX00JN.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, seluruh pasar rakyat di Malang Raya sudah menerapkan sistem ganjil-genap. Hal ini untuk memutus mata rantai penularan virus Corona (Covid-19). Menurutnya, sistem ganjil genap tersebut sudah terlaksana sejak 31 Mei 2020 lalu.

Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri baru menerapkan sistem ganjil-genap di pasar tradisional saat pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) transisi, pada hari ini, Senin (15/6/2020).

"31 Mei sudah menyiapkan format pasar ganil genap. Itu kenapa? Karena ini transisi menuju new normal," kata Khofifah dalam acara Okezone Stories, Senin (15/6/2020).

Khofifah berharap dengan penerapan sistem ganjil genap dapat mencegah kerumunan sehingga potensi penularan corona bisa ditekan. Selain itu, disiplin memakai masker dan rajin cuci tangan sangat penting untuk dilakukan. "Physical distancing akan terjaga jikalau ganjil genap bisa dipraktikan. Itu sudah berjalan 31 Mei," tuturnya.

Sekadar informasi, Provinsi Jawa Timur masih menempati posisi teratas kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Hari ini, Senin (15/6/2020) kasus terkonfirmasi positif di Jatim bertambah 270, sedangkan pasien sembuh tercatat 62 orang.

 

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini