Bocah Ini Merengek Minta Sekolah saat Pandemi, Lihat Apa yang Dilakukan Orangtuanya

Taufik Budi, Okezone · Senin 15 Juni 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 512 2230318 bocah-ini-merengek-minta-sekolah-saat-pandemi-lihat-apa-yang-dilakukan-orangtuanya-yOBPIeomXy.jpeg Anak rindu sekolah. Foto: Taufik Budi-Okezone

SEMARANG - Bocah perempuan itu mendadak ngambek. Mengamuk tanpa henti hingga menggegerkan seisi rumah. Keinginannya hanya satu: Ingin berangkat sekolah!

Wajah imutnya terlihat terlipat. Mulutnya cemberut, dengan mata agak sembab akibat menangis. Pipinya makin merah merona, cocok dengan gaun merah menyala yang dikenakan. Beberapa hari ini Nadine (4) rewel karena ingin bertemu guru dan teman-temannya.

Tiga bulan lebih di rumah membuat bocah berambut panjang lurus itu mulai bosan. Masa pandemi Covid-19 mengharuskan gadis kecil ini tak lagi bisa berangkat sekolah. Sebuah sekolah internasional bergengsi di kawasan atas Kota Semarang.

"Tiga bulan lebih tak bisa sekolah, di rumah terus. Mungkin kangen dengan teman-temannya. Makanya pengen ngajak berangkat ke sekolah," kata orangtuanya, Nugraha, Senin (15/6/2020).

Keinginan berangkat ke sekolah tampaknya tak bisa ditawar lagi. Beragam bujukan dan iming-iming boneka tak lagi mempan. Tontonan film animasi layar televisi di rumah juga tak mampu meluluhkan keinginannya.

"Ya akhirnya berangkat ke sekolah. Nyampe gerbang sekolah sudah seneng, mukanya ceria lagi. Kita foto-foto saja di halaman sekolah," lugas dia.

Baca Juga: Kisah Sular! Keajaiban Datang saat Anak Operasi Jantung Bocor (1) 

Petugas keamanan sekolah pun langsung mendatangi mereka. Sebab, selama tiga bulan terakhir sekolah menjadi lokasi steril. Hanya petugas keamanan dan bagian administrasi yang diizinkan masuk lingkungan sekolah.

"Ada satpam yang jaga. Memang sekolah katanya steril, jadi tidak boleh orang lain masuk. Kita paham kondisi ini, semoga pandemi segera berakhir dan anak-anak bisa berangkat sekolah lagi," katanya.

"Kita sebagai orangtua juga bisa bekerja secara normal lagi, tanpa takut ataupun khawatir dengan ancaman Covid-19," harapnya mengakhiri perbincangan.

Untuk informasi. berdasarkan daya corona.jateng.go.id per hari ini jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 2.251, sebagian besar pasiennya berada di Semarang. Secara rinci terdapat 122 pasien positif yanng dirawat di Semarang, 119 Pasien dalam Pengawasan dirawat, 152 orang masuk statu Orang dalam Pemantauan, 213 pasien sembuh, dan 70 meninggal dunia.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini