Ini Tahapan Pembukaan Sekolah dari PAUD hingga SMA

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 15 Juni 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 65 2230536 ini-tahapan-pembukaan-sekolah-dari-paud-hingga-sma-D4K1W6h9y1.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang berada di zona hijau tetap dilaksanakan secara bertahap.

Selain pembelajaran tatap muka, Nadiem menjelaskan, Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kemendikbud, Kemenag, Kemenkes, dan Kemendagri, juga mengatur soal pembukaan sekolah tahap pertama hanya diperbolehkan bagi jenjang sekolah tingkat menengah, mulai dari SMP hingga SMA se-derajat.

"Tahap pertama hanya diperkenankan bagi SMK, SMA, SMP, MTS, MA, MAK, hanya level menengah," kata Nadiem saat Diskusi Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang disiarkan langsung, Senin (15/6/2020).

Sementara untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), MI, Paket A, dan SLB kata Nadiem, baru bisa dibuka setelah dua bulan pembukaan SMA, SMK, dan SMP.

"Jadi SD belum boleh. Setelah dua bulan semua masih oke atau zona hijau baru SD dan SLB dibuka," tuturnya.

Sedangkan untuk jenjang PAUD, baru bisa dibuka setelah bulan ke lima tahun ajaran 2020-2021. "Paud baru boleh di bulan ke lima, belajar tatap muka kalau zona masih hijau," jelasnya.

Baca Juga : Warga Diimbau Tak Sembarang Sentuh Barang saat ke Mal

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim memutuskan untuk memperbolehkan kegiatan pembelajaran tatap muka atau pembukaan sekolah di wilayah zona hijau Covid-19.

Ia mengungkapkan, saat ini hanya ada 6 persen peserta didik di 85 kabupaten/kota di Indonesia yang berada di zona hijau. Sementsra sisanya ada 84 persen peserta didik di 429 kabupaten/kota berada di zona merah, kuning, dan oranye.

"Yang 6 persen zona hijau itulah kami perbolehkan pemerintah daerah melakukan pembelajaran tatap muka tetapi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini