Foto Satelit Tunjukkan Peningkatan Aktivitas China di Perbatasan Sebelum Bentrokan dengan India

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 19 Juni 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 18 2232964 foto-satelit-tunjukkan-peningkatan-aktivitas-china-di-perbatasan-sebelum-bentrokan-dengan-india-Juti1s6AvM.jpg Konvoi truk tentara India bergerak ke wilayah Ladakh, 18 Juni 2020. (Foto: Reuters)

NEW DELHI – Foto satelit mengungkapkan bahwa tentara China telah memindahkan perangkat keras dan mesin-mesin, membuat jalur setapak ke arah sisi pegunungan Himalaya, dan kemungkinan juga telah membendung sungai di daerah perbatasan beberapa hari sebelum bentrokan berdarah dengan tentara India.

Foto-foto yang diambil pada Selasa 916/6/2020), sehari setelah tentara kedua negara terlibat dalam pertarungan fisik di Lembah Galwan yang disengketakan, menunjukkan peningkatan aktivitas militer China sejak Sepekan sebelumnya.

BACA JUGA: Batang Besi Berpaku Dijadikan Senjata Bentrokan Tentara India dan China di Perbatasan

India mengatakan 20 tentara tewas dalam serangan yang direncanakan oleh pasukan China pada Senin malam (15/6/2020). Namun, China menolak tuduhan itu dan balik menyalahkan tentara garis depan India karena memprovokasi konflik yang terjadi pada ketinggian 4.300 meter di Himalaya barat itu.

Insiden tersebut terjadi di saat komandan tertinggi kedua negara telah sepakat untuk meredakan ketegangan di Garis Kontrol Aktual (LAC), atau perbatasan yang disengketakan oleh China dan India.

Lembah Galwan adalah daerah yang gersang dan tidak ramah yang dianggap penting karena mengarah ke Aksai Chin, dataran tinggi yang disengketakan yang diklaim oleh India tetapi dikendalikan oleh China.

Foto-foto satelit, yang diambil oleh perusahaan pencitraan Bumi, Planet Labs dan diperoleh oleh Reuters, menunjukkan tanda-tanda pengubahan lanskap lembah dengan melebarkan jalur, memindahkan tanah dan membuat penyeberangan sungai, kata seorang pakar.

Gambar-gambar menunjukkan mesin di sepanjang pegunungan dan di Sungai Galwan.

"Melihat itu di Planet (Labs), sepertinya China sedang membangun jalan di lembah dan mungkin merusak sungai," Jeffrey Lewis, direktur Program Nonproliferasi Asia Timur di Institut Studi Internasional Middlebury California sebagaimana dikutip Reuters.

BACA JUGA: India Klaim 20 Tentaranya Tewas dalam Bentrokan dengan China di Perbatasan

“Ada banyak kendaraan di kedua sisi (LAC) - meskipun tampaknya ada jauh lebih banyak di sisi China. Saya menghitung 30-40 kendaraan India dan lebih dari 100 kendaraan di pihak China. ”

Bentrokan itu dipicu oleh pertikaian dua tenda Tiongkok dan menara observasi yang India katakan telah dibangun di sisi LAC mereka, demikian disampaikan sumber pemerintah India di New Delhi dan di sisi perbatasan India di wilayah Ladakh.

Delhi menuduh China telah berusaha mendirikan bangunan di sisi LAC yang dikontrol India. Namun, Beijing menuding tentara India telah menduduki wilayah LAC yang dikontrol China dan melakukan provokasi.

Citra satelit menunjukkan kemungkinan puing-puing dari pos pengamatan pada Selasa pagi di punggung bukit di sisi LAC India. Tidak ada struktur seperti itu dalam foto yang diambil seminggu sebelumnya.

Foto: Getty Images.

India dan China belum pernah melakukan baku tembak di perbatasan sejak 1967, meski kadang terjadi gejolak. Tentara di bawah instruksi untuk menjaga senapan mereka digantung di punggung mereka.

Bentrokan itu adalah yang paling serius sejak 1967. Sejak awal Mei, tentara berhadapan di perbatasan di mana India mengatakan pasukan China telah menyusup dan membangun struktur sementara. Konfrontasi berubah menjadi perkelahian mematikan pada Senin (15/6/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini