Ibadah Haji Tahun Ini Kemungkinan Dibatasi Hanya untuk 1.000 Jamaah

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 24 Juni 2020 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 18 2235387 ibadah-haji-tahun-ini-kemungkinan-dibatasi-hanya-untuk-1-000-jamaah-4yuPFDA9ba.jpg Foto: AFP.

JEDDAH – Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan, jumlah jamaah haji untuk tahun ini kemungkinan bisa dibatasi hingga kurang dari 1.000 orang saja untuk melindungi kesehatan masyarakat setelah pandemi virus corona.

Dalam konferensi pers pada Selasa (23/6/2020) Menteri Kesehatan Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan bahwa isolasi wajib sebelum dan sesudah ziarah juga akan ditegakkan. Dia mengatakan bahwa Arab Saudi mampu memastikan keselamatan peziarah tahun ini.

"Kementerian kesehatan telah memiliki banyak pengalaman dalam pelayanan para jamaah, dan dengan demikian memiliki kapasitas manusia dan teknis yang cukup untuk melayani para jamaah dan menjaga kesehatan mereka," katanya sebagaimana dilansir Arab News.

Dia menambahkan bahwa rumah sakit terpadu di tempat-tempat suci akan disediakan, bersama dengan pusat kesehatan di Arafat jika terjadi keadaan darurat selama haji. Kader medis juga akan menemani para jamaah haji di sepanjang perjalanan mereka.

Namun, Al-Rabiah mengatakan, pembatasan jumlah jamaah haji tahun ini sangat penting.

“Hanya orang-orang yang berada di Kerajaan, yang berusia di bawah 65 tahun dan yang tidak memiliki penyakit kronis akan diizinkan untuk melakukan haji tahun ini. Mereka akan diuji sebelum tiba di tempat-tempat suci dan akan mengalami isolasi diri setelah melakukan haji,” katanya.

Mereka yang melayani jamaah selama haji juga akan diuji.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammed Saleh Bentin mengatakan bahwa dia mengapresiasi keputusan Kerajaan untuk membatasi jumlah jamaah haji. Dia menambahkan bahwa pembatasan jamaah menjadi hanya 1.000 atau kurang itu diambil berdasarkan prinsip Kerajaan dan pengalaman masa lalu dalam mengelola haji.

"Ini adalah proses yang sulit dan kami bekerja dengan para ahli di kementerian kesehatan, kementerian dalam negeri dan pihak berwenang lainnya untuk memastikan haji yang aman," kata Bentin.

Dia menambahkan bahwa kementerian haji akan bekerja sama dengan misi diplomatik di Kerajaan untuk menentukan jumlah penduduk non-Saudi yang memenuhi syarat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini