PPDB Perdana Jakarta, Tercatat 100 Ribu Calon Pelajar Daftar via Online

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 25 Juni 2020 13:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 25 65 2236146 ppdb-perdana-jakarta-tercatat-100-ribu-calon-pelajar-daftar-via-online-cVNod2v9As.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Wali murid di DKI Jakarta cukup antusias mendaftarkan anaknya di hari perdana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tercatat saat ini lebih dari 100 ribu peserta didik telah mendaftar secara online.

"Posisi per jam 10.30 WIB, 109.846 siswa yang sudah sukses melakukan pendaftaran," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sonny Juhersoni saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2020).

Sonny tak merinci para calon peserta didik baru itu mendaftar ke jenjang apa saja. Pasalnya, Dinas Pendidikan DKI masih terus melakukan pendataan.

 Baca juga: Kak Seto: Selama Belajar di Rumah, Orangtua Harus Membuat Anak Merasa Nyaman

Proses PPDB jalur zonasi akan dibuka hingga Sabtu 27 Juni 2020 mendatang. Proses pendaftaran jalur zonasi ini dibuka untuk semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.

Sejumlah syarat telah ditetapkan untuk pendaftaran tersebut di antaranya akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6 ribu.

 Baca juga: Ini Syarat dan Ketentuan untuk Peserta UTBK 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara, untuk jenjang SMP serta SMA setingkatnya persyaratannya antara lain akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, rapor kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.

Kemudian sertifikat akreditasi sekolah asal, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6 ribu.

Pendaftaran PPDB Jakarta dibagi menjadi beberapa jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, inklusi, zonasi, pindah tugas orang tua dan anak guru, tahap akhir anak tenaga kesehatan korban virus corona (Covid-19).

DKI menaikkan menjadi 25% khusus jalur afirmasi SMA. Kemudian, untuk jalur zonasi, Pemprov DKI menyediakan 40 persen untuk penerimaan siswa baru SMP dan SMA.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini