Positif Corona, Mahasiswa Kedokteran yang Jadi Tenaga Medis Meninggal Dunia

Edy Siswanto, Okezone · Minggu 28 Juni 2020 21:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 28 340 2237858 positif-corona-mahasiswa-kedokteran-yang-jadi-tenaga-medis-meninggal-dunia-deLjxuDpUt.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAYAPURA - Satu tenaga medis yang merupakan mahasiswa kedokteran di Jayapura dengan usia yang masih muda dikabarkan meninggal pada 26 Juni 2020 akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Juru bicara Pencegahan dan penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule dalam keterangan pers di Posko Covid-19 Provinsi Papua Minggu (28/6/2020) malam, mengungkap kabar duka tersebut.

“Pasien tersebut dirawat di RSUD Jayapura dengan penyakit yang mendasari adalah gagal ginjal kronis dan setelah penanganan yang dilakukan oleh tim di RSUD Jayapura, pasien tersebut terdiagnosis terinfeksi Covid-19,” kata , Silwanus Sumule.

Silwanus menjelaskan, mahasiswa kedokteran tersebut meninggal usai menjalani perawatan medis kurang lebih sepekan di RSUD Jayapura. Tim Medis sudah berupaya maksimal namun Tuhan berkehendak lain.

“ Pasien tersebut dirawat sejak tanggal 16-24 Juni di RSUD Jayapura. Kemudian pada tanggal 24 tersebut oleh keluarga diminta untuk pulang. Namun pada tanggal 26 Juni pasien dinyatakan meninggal dunia. Tenaga medis kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyambuhkan pasien tersebut, namun Tuhan memiliki rencana lain sehingga pasien tersebut meninggal dunia. Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Kiranya Tuhan memberikan penghiburan kepada seluruh keluaraga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Dijelaskan Silwanus, almarhum memang memiliki penyakit penyerta yakni Gagal Ginjal, sehingga yang bersangkutan tidak dimasukkan dalam tim relawan.

“Ini sudah lama ya, adek ini mengalami kondisi itu dan Ya dia updown ya penyakitnya membaik dan kita tahu bersama kalau sudah dalam kondisi gagal ginjal. Beberapa kali kita melakukan tindakan hemodialisis dan sudah dilakukan upaya yang maksimal. Dia tidak ikut dalam tim relawan Covid-19,"Katanya.

Atas kasus ini Sumule menjelaskan pasca meninggal dunia, pihak keluarga korban sudah di trassing dan di ambil sampel swab.

Dengan bertambahnya satu pasien meninggal dunia maka jumlah korban meninggal di Papua akibat covid-19 bertambah menjadi 17 orang.

Sementara itu, jumlah warga yang terpapar virus corona baru di Provinsi Papua mengalami penambahan 37 kasus baru sehingga jumlah secara akumulatif menjadi 1.682 kasus.

Baca Juga : Soroti Kinerja Menkes, Jokowi : Anggaran Rp75 Triliun, Baru Keluar 1,53 Persen!

Tambahan 37 kasus baru ini berasal dari Kota Jayapura 21 kasus, Mimika 15 kasus dan Kabupaten Jayapura 1 kasus. “ Hari ini ada tambahan 37 kasus baru, dengan demikian jumlah akumulatif COVID-19 di Provinsi Papua menjadi 1.682 kasus. Dari jumlah itu 824 dalam perawatan, 841 dinyatakan sembuh dan 17 meninggal dunia,” ungkapnya.

Selain jumlah kasus positif bertambah, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 12 orang yang berasal dari Kabupaten Mimika 3 orang, Kota Jayapura 3 orang dan Kabupaten Jayapura 6 orang.

“ Minggu ini angka kesembuhan kita melebihi angka yang dirawat. Angka kesembuhan kita mencapai 50 persen dan angka yang dirawat sebesar 49 persen dan meninggal 1 persen. Kami minta seluruh tenaga medis terus meningkatkan kinerja sehingga pasien COVID-19 yang sembuh terus bertambah dan kita dapat menyelesaikan masalah ini,” harapnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini