Wahidin Halim: PSBB Tangerang Raya Dihentikan jika Kasus Virus Corona Nol

Muhammad Rosyadi, Okezone · Senin 29 Juni 2020 16:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 340 2238288 wahidin-halim-psbb-tangerang-raya-dihentikan-jika-kasus-virus-corona-nol-TmYnGhAmNd.jpg Gubernur Banten, Wahidin Halim di rumah dinas (foto: Okezone.com/Rosyadi)

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tangerang Raya akan dihentikan jika kasus Covid-19 sudah tidak ada penambahan.

"PSBB masih berlaku di tiga wilayah, dengan pertimbangan saya ingin menyentuh sampai titik nol (kasus Covid-19)," kata Wahidin kepada wartawan di rumah dinasnya, Senin (29/6/2020).

Diketahui, Wahidin sudah memutuskan untuk memperpanjang PSBB di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan hingga 12 Juli 2020 mendatang.

 Baca juga: Update Virus Corona di Indonesia 29 Juni 2020: Positif 55.092 Orang, Sembuh 23.800 & Meninggal 2.805

Dijelaskan Wahidin, perpanjangan PSBB tersebut mempertimbangkan masih adanya masyarakat yang belum patuh dengan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, fasilitas cuci tangan masih kurang terutama di pasar tradisional, dan tempat wisata.

"Takutnya kalau tidak ada PSBB kaya ditempat lain, kaya di Bali kan balik lagi. Kita harus jaga betul (tidak ada penambahan kasus), harus konsisten sampai dengan batas waktu 14 hari akan kita evaluasi lagi," ujarnya.

 Baca juga: 13 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19 Hari Ini 

Mantan Wali Kota Tangerang itu menambahkan, saat ini kasus Covid-19 di Banten cenderung menurun dan tingkat kesembuhan di atas 50 persen.

"Jumlah pasien yang meninggal dunia dari jumlah kasus hanya 6 persen. Artinya terjadi penurunan. Tapi, tingkat keberbahayaannya semakin rendah," kata dia.

Namun, masyarakat di Tangerang Raya tetap untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 masih mengancam. "Pelonggaran identik dengan pelanggaran," tutupnya.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banten mencatat jumlah terkonfirmasi positif 1.277 kasus. Dari jumlah tersebut 318 orang masih di rawat, 873 orang sudah dinyatakan sembuh dan 86 orang meninggal dunia.

Khusus tiga daerah zona merah yang masih menerapkan PSBB yakni Kota Tangerang 468 kasus positif diantaranya 71 masih dirawat, 364 sembuh dan 33 meninggal dunia. Kota Tangerang Selatan 395 orang terdiri dari 159 masih dirawat, 202 sembuh 34 meninggal dunia.

Sedangkan di Kabupaten Tangerang 268 kasus dengan jumlah kesembuhan 204 orang, 50 orang masih dirawat, dan 14 dinyatakan meninggal dunia.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini